Ke Final Denmark Open 2019, Praveen / Melati Ungkap Kunci Menang

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kanan) dan Praveen Jordan mengembalikan kok ke ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja pada semifinal Japan Open 2019 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu, 27 Juli 2019. Pasangan Praveen/Melati melaju ke babak final setelah mengalahkan pasangan Hafiz/Gloria dengan skor 21-15 dan 21-18. ANTARA /Humas PP PBSI-Widya

    Ganda campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kanan) dan Praveen Jordan mengembalikan kok ke ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja pada semifinal Japan Open 2019 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu, 27 Juli 2019. Pasangan Praveen/Melati melaju ke babak final setelah mengalahkan pasangan Hafiz/Gloria dengan skor 21-15 dan 21-18. ANTARA /Humas PP PBSI-Widya

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melaju ke babak final Denmark Open 2019 yang berlangsung di Odense Sports Park, Denmark, Sabtu, 19 Oktober 2019.

    Final kali ini merupakan kali kedua buat mereka di turnamen BWF World Tour Super 750. Sebelumnya di Japan Open 2019, Praveen/Melati juga ke final namun akhirnya selesai sebagai runner up.

    Praveen / Melati ke babak final setelah mengalahkan Wang Chi Lin/Cheng Chi Ya dari Taiwan dengan skor 21-12, 21-12. Pertandingan ini berlangsung dalam 27 menit.

    "Perasaan kami tentu senang sekali bisa ke final. Ini final level 750 kami yang kedua dan tahun ini kami belum ada gelar juara. Kami bisa membuktikan sampai final dan ini memotivasi kami untuk bisa mengambil gelar di tahun ini,” kata Praveen dikutip dari situs resmi Badmintonindonesia.org.

    Melawan Wang/Cheng, Praveen / Melati sudah memperoleh kemenangan dari dua pertemuan sebelumnya. Terakhir di Australian Open 2019, ganda campuran Indonesia ini menang 21-18, 12-21, 21-11.

    Saat Praveen / Melati melawan Wang/Cheng sempat terjadi kejar-mengejar angka secara ketat di awal game pertama dan awal game kedua. Namun hal itu tak berlangsung lama. Praveen / Melati mampu mengatasi perlawanan Wang/Cheng.

    "Sebenarnya kami lebih banyak fokus dan komunikasi. Itu yang menjadi kunci kemenangan kami hari ini. Mungkin kami juga lebih siap dari lawan. Kami juga banyak diskusi untuk menghadapi laga hari ini,” ujar Praveen.

    “Setelah menang dari unggulan satu kemarin kami merasa peluang semakin terbuka, dan kami tidak mau menyia-nyiakan hal itu. Jadi kami main lebih maksimal lagi,” kata dia.

    Di partai final, Praveen / Melati akan menghadapi Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Pasangan Cina itu melaju ke final setelah mengalahkan Seo Seung Jae/Chae Yujung dari Korea dengan skor 21-15, 15-21, 21-11.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.