KOI Jelaskan Alasan Penambahan Jumlah Anggaran SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan KOI saat meninjau pelatnas karate di Senayan, Jakarta untuk World Beach Games 2019 dan SEA Games 2019. (KOI)

    Rombongan KOI saat meninjau pelatnas karate di Senayan, Jakarta untuk World Beach Games 2019 dan SEA Games 2019. (KOI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Fery Kono, mengatakan jumlah anggaran sebesar Rp 64 miliar untuk keberangkatan kontingen ke SEA Games 2019 yang diajukan ke pemerintah merupakan hasil dari kajian yang dilakukan oleh tim asistensi, analisa dan data.

    Tim itu merupakan tim baru yang dibentuk sejak 25 September 2019, pasca-berakhrinya tugas tim monitoring dan evaluasi. "Karena tim monev sudah berakhir, istilahnya juga kurang pas karena monev domain teman-teman KONI sehingga kita bentuk tim baru namanya asistensi, analisa, dan data," kata Fery kepada Tempo, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Anggota tim itu, kata Fery, sebagian besar dari tim monev ditambah beberapa ahli dari kampus. Tugasnya selain melakukan kajian terhadap cabang olahraga, juga punya tupoksi sport intelejen untuk melihat kemampuan atlet negara lain. Hasil dari analisis itu yang membuat cabang olahraga yang tadinya 45 bertambah menjadi 48 cabang olahraga yang ikut.

    "Ada tiga cabor (cabang olahraga) yang tadinya didrop, ternyata ada potensi karena dilihat ada potensi negara lainnya, sepertinya akan menurunkan strategi berbeda sehingga naiklah jumlahnya dari yang disebut pertama kali," kata dia.

    Sebelumnya, Chef de Mission (CdM) SEA Games Kontingen Indonesia Harry Warganegara mengajukan penambahan anggaran menjadi Rp 64 miliar untuk persiapan timnas Merah Putih mengikuti pesta olahraga Asia Tenggara di Filipina pada November mendatang.

    "Kontingen Indonesia yang mendaftarkan diri telah melebihi kapasitas. Oleh karena itu, kami menyarankan agar pemerintah dapat menambahkan anggaran," kata Harry dalam rapat bersama Kemenko PMK, Kemenpora, KOI dan KONI di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin.

    Anggaran tersebut meliputi pembiayaan atlet yang terdaftar sebanyak 773 dengan komposisi ofisial 1 banding 2, serta potensi ekstra ofisial hingga 10 persen yang berkaitan dengan tim medis dan lainnya. Dengan demikian, jumlah keseluruhan kontingen Indonesia diperkirakan berjumlah 1.276 orang.

    "Ini potret yang bisa kami sampaikan bahwa alokasi pendanaan untuk SEA Games saat ini Rp 47 miliar dan ini hanya akan bisa dialokasikan untuk 800 orang. Kalau jumlah kontingen mencapai 1.276 atlet dan ofisial, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 64 miliar," ujar Harry.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.