Kejuaraan Dunia Wushu: Edgar Xavier Sumbang Emas Ketiga Indonesia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet wushu Edgar Xavier Marvelo (instagram.com/edgarmarvelo)

    Atlet wushu Edgar Xavier Marvelo (instagram.com/edgarmarvelo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet wushu andalan Indonesia, Edgar Xavier Marvelo menutup penampilannya dengan meraih emas pada nomor Dellian beregu putra Kejuaraan Wushu Dunia XV/2019.

    Tampil di Minhang Stadium Shanghai, China, Rabu (23/10/2019), Edgar Xavier Marvelo bersama Seraf Naro Siregar dan Haris Horatius meraih hasil tertinggi dengan mengantongi 9,490 poin. Medali perak jatuh ke Tim Korea dengan 9,483 poin dan perunggu direbut Tim Thailand dengan 9,470 poin.

    Ini merupakan emas ketiga bagi Edgar Xavier Marvelo pada kejuaraan dunia yang diikuti 52 negara untuk nomor Taulo dan 68 negara untuk nomor Sanda. Sebelumnya, dia meraih emas di nomor Changquan dan Gunshu putra

    Dengan hasil ini, Tim Wushu Indonesia merebut tiga medali emas dan satu perunggu yang disumbangkan Harris Horatius di nomor Nan Gun.

    "PB WI mengapresiasi perjuangan atlet-atlet wushu yang sudah memberikan penampilan terbaiknya. Hasil tiga medali emas dan satu perunggu itu sudah cukup bagus. Sebab, lawan-lawan yang dihadapi cukup berat," kata Sekjen PB WI, Ngatino yang sejak awal mendampingi Tim Wushu Indonesia.

    "Kesuksesan Edgar menyumbangkan tiga medali emas bagi Tim Wushu Indonesia merupakan hasil kerja keras dalam latihan dan disiplin selama menjalani pelatnas dan juga Trainning Camp di Cina," timpal Manajer Tim Wushu Indonesia, Iwan Kwok.

    Hasil perolehan tiga medali emas dan perunggu itu, kata Iwan Kwok, merupakan modal bagi Edgar Xavier Marvelo dan kawan-kawan untuk tampil pada SEA Games XXX Filipina, 31 November hingga 12 Desember mendatang.

    PB Wi sendiri menargetkan tiga medali emas yang bakal disumbangkan bagi kontingen Indonesia pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

    "Seluruh atlet Asia Tenggara yang akan mengikuti SEA Games 2029 ikut berpartisipasi dalam kejuaraan dunia di Shanghai. Mereka menjadikannya sebagai ajang try out. Edgar dan seluruh atlet pelatnas telah membuktikan bahwa mereka patut di perhitungkan dengan torehan prestasi mereka. Semoga hasil ini bisaterulang di Filipina nanti," tandas Iwan Kwok lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.