Priscilla Hertati Lumban Gaol Selangkah Lagi Tantang Juara Dunia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petarung asal Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol (kiri) berhadapan dengan petarung asal Myanmar Bozhena Antoniyar (kanan) berfoto bersama usai melakukan latihan terbuka resmi di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. Ajang tarung bebas (MMA) One Championship bertajuk

    Petarung asal Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol (kiri) berhadapan dengan petarung asal Myanmar Bozhena Antoniyar (kanan) berfoto bersama usai melakukan latihan terbuka resmi di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. Ajang tarung bebas (MMA) One Championship bertajuk "Dawn of Valor" tersebut berlangsung pada 25 Oktober 2019 di Istora Senayan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Priscilla Hertati Lumban Gaol selangkah lagi menuju perburuan gelar juara dunia MMA One Championship kelas atom setelah memenangj pertarungan penentuan melawan Bozhena Antoniyar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat meski sempat mendapat kartu kuning.

    Petarung yang akrab dipanggil Thathie meraih kemenangan setelah menyelesaikan tiga ronde yang dipertandingkan dengan angka mutlak. Meski menang, bukan berarti mudah bagi petarung andalan Indonesia itu untuk meraihnya.

    "Puji syukur atas kemenangan ini. Memang tidak mudah, tekat saya adalah terus berlanjut agar Indonesia mempunyai juara dunia," kata Thathie usai dinobatkan sebagai pemenang.

    Petarung juga atlet kick boxing Indonesia menyadari jika lawan merupakan petarung kuat karena merupakan juara di negaranya, Myanmar. Untuk itu dirinya sempat hati-hati terutama di ronde pertama meski akhirnya sempat menyerang dan berbuah kartu kuning.

    "Itu tidak saya sengaja. Reflek saja. Saya minta maaf," kata petarung yang disiapkan untuk SEA Games yang akan turun di cabang olahraga kick boxing itu.

    Setelah mendapat kartu kuning karena menendang lawan saat jatuh, Thathie terus berusaha tenang. Apalagi lawan terlihat cukup bersemangat untuk melanjutkan pertarungan. Poin demi poin akhirnya mampu diraih oleh andalan Indonesia itu.

    Pada ronde ketiga atau penentuan, pertarungan cenderung bawah dengan mengandalkan grapling. Bahkan Thathie beberapa kali mendapatkan tekanan. Beruntung petarung asal Sasana Siam itu mampu melepaskan diri. Hasilnya wasit memberikan kemenangan kepada wakil tuan rumah.

    "Untuk pertandingan selanjutnya saya tidak tahu. Tahu saya hanya berlatih sesuai dengan program pelatih. Jika dipanggil untuk tanding saya siap," kata Thathie menegaskan.

    Jika mendapatkan kesempatan untuk mengejar predikat juara dunia, lawan yang bakal dihadapi Priscilla Hertati Lumban Gaol adalah petarung asal Singapura, Angela Lee. Namun, untuk realisasinya menunggu keputusan dari manajemen One Championship.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.