Selam: 142 Atlet Ikuti Prakualifikasi PON 2020 di Situbondo

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo dan Maskot PON 2020. (jubi.co.id)

    Logo dan Maskot PON 2020. (jubi.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 142 atlet selam dari 22 provinsi mengikuti ajang prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 di Wisata Bahari Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai 29 hingga 31 Oktober 2019.

    "Kami memilih pantai di Pasir Putih Situbondo ini karena representatif untuk cabang olahraga selam. Lautnya tenang serta memenuhi standar di cabang olahraga selam nomor laut," ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI), Supardi, sesai upacara pertandingan prakualifikasi PON 2020 di Situbondo, Selasa, 29 Oktober 2019.

    Ia menjelaskan dari 142 atlet selam nomor laut itu terbagi menjadi dua kategori, yakni selam finswimming dan selam OBA (orientasi bawah air). Untuk kategori finswimming terbagi dua kelas, yakni 3.000 meter dan 6.000 meter.

    "Dari 142 atlet selam kategori finswimming dan OBA yang mengikuti lomba selam prakualifikasi PON ini akan diambil 40 atlet selam terbaik, terdiri atas 16 atlet selam finswimming dan 24 atlet dari kategori selam OBA," ujarnya.

    Supardi menambahkan, untuk Provinsi Jawa Timur, atlet selam yang sudah lolos kualifikasi sebelumnya sebanyak 18 atlet selam nomor kolam renang.

    "Sebelumnya pelaksanaan prakualifikasi dilaksanakan di kolam renang Saigon, Pasuruan, dan ada 80 atlet yang lolos kualifikasi selam nomor kolam. Jadi total atlet yang akan mengikuti PON di Papua, seluruhnya 120 atlet selam, 40 atlet di antaranya nomor laut yang dilaksanakan di Situbondo ini," ujarnya.

    Prakualifikasi PON 2020 di Papua, yang dilaksanakan di Wisata Bahari Pasir Putih, Situbondo, dibuka oleh Ketua Persatuan Wanita Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Perwossi) Jawa Timur Arumi Bachsin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.