Jadi Promotor, Chris John Gelar Tinju Nasional Akhir Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan petinju nasional Chris John (kanan) berpose dengan pengurus KONI Pusat lainnya Panji Surya Sahetapy di sela pengukuhan dan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. ANTARA/Bayu Kuncahyo

    Mantan petinju nasional Chris John (kanan) berpose dengan pengurus KONI Pusat lainnya Panji Surya Sahetapy di sela pengukuhan dan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. ANTARA/Bayu Kuncahyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan juara tinju dunia asal Indonesia, Chris John, akan menggelar pentas tinju nasional bertajuk Boxing Championship. Pergelaran perdana pentas tinju nasional itu akan dimulai pada Minggu 10 November 2019.

    Pemikiran idealis mantan juara tinju yang kini mencoba menjadi promotor ini adalah, ingin mencetak juara-juara dunia baru dari Indonesia. Selain tentu saja memberi kesempatan kerja bagi petinju-petinju profesional Indonesia

    “Saya sudah pernah merasakan status juara dunia, dan membawa nama Indonesia di pentas dunia. Sekarang saatnya saya mendukung para petinju Indonesia untuk mencapai prestasi yang pernah saya raih,” ujar Chris John, yang juga menjabat Ketua Bidang Humas dan Luar Negeri di KONI Pusat.

    “Saya optimistis cita-cita itu akan kesampaian, karena saya didukung tim yang solid,” imbuh Chris, yang mendirikan usaha kepromotoran Chris John Indonesia.

    Chris John menguasai pentas tinju dunia kelas bulu (57,1 kg) saat menjadi juara versi WBA. Selama 10 tahun, petinju yang dibesarkan di bawah arahan pelatih Alm. Sutan Rambing itu menguasai gelar.

    Chris merebut gelar lowong dengan menang angka atas Oscar Leon dari Kolombia, dalam laga di Bali pada 26 September 2003. Petinju yang dijuluki The Dragon itu mempertahankan gelar sebanyak 18 kali.

    Chris yang kini berusia 40 tahun kalah TKO ronde 6 dari Simpiwe Vetyeka (Afsel) dalam upaya ke-19 mempertahankan gelar di Perth, Australia pada 6 Desember 2013.

    Setelah kalah, Chris langsung menyatakan gantung sarung tinju. Chris menutup kariernya dengan rekor 48-1-3 (22 KO).

    Pergelaran tinju nasional yang dipromotori Chris John nanti, dijadwalkan reguler setiap bulan. Dia bekerjasama dengan Metro TV sebagai televisi penayang pertarungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.