Garena Gelar Turnamen Esport Game Call of Duty Mobile 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produser Call of Duty Mobile Garena Edmindo Swidoyono mempresentasikan turnamen esport game Call of Duty, Major Series 2019 di XXI Plaza Senayan, Senin, 4 November 2019. TEMPO/Khory

    Produser Call of Duty Mobile Garena Edmindo Swidoyono mempresentasikan turnamen esport game Call of Duty, Major Series 2019 di XXI Plaza Senayan, Senin, 4 November 2019. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Garena Indonesia mengumumkan Major Series 2019, turnamen esport pertama untuk Call of Duty Mobile. Turnamen tersebut akan memperebutkan total hadiah senilai Rp 110 juta.

    "Pada 26 Oktober lalu kami menggelar pertandingan uji coba dan mendapatkan respons yang cukup baik di Indonesia. Melihat turnamen itu dan komunitas yang mengadakan turnamem sendiri, kami memutuskan melanjutkan ke tahap selanjutnya Major Series 2019," ujar Produser Call of Duty Mobile Garena Edmindo Swidoyono di XXI Plaza Senayan, Senin, 4 November 2019.

    Game Call of Duty mobile ini baru berusia satu bulan. Game ini dirilis pada 1 Oktober 2019 lalu dan mendapat sambutan yang positif bagi para pemainya. Hal itu terbukti dengan adanya lebih dari 2.500 pemain yang ikut mendaftar di turnamen online Warfare yang digelar pada 26 Oktober 2019.

    "Untuk bisa lolos ke fase final, peserta harus mengikuti fase kualifikasi yang memperebutkan posisi final, yaitu empat tim dan masing-masing akan mendapat Rp 1 juta," kata Edmindo.

    Pendaftaran dimulai pada 4-7 November 2019. Untuk pendaftarannya, kata Edmindo, sudah dibuka mulai hari ini Senin-Selasa, 4-5 November 2019 untuk tahap kualifikasi melalui link htpps://majorseries.codm.garena.co.id.

    Tahap kualifikasi akan dilakukan secara online dan dipertandingkan melalui dua fase. Fase pertama (Qualification I) berlangsung pada 12-16 November dan fase kedua (Qualification II) digelar pada 19-23 November 2019. Pemain yang terdaftar akan dijadwalkan untuk bertanding di salah satu fase tersebut.

    "Dari segi peserta kita meningkatkan kapasitas tim, dari 64 tim menjadi 512 tim. Untuk pertandingan tahap kualifikasi, akan membagi rata tim yang sudah mendaftar. Jadi, misalnya, ada 512 tim ya nanti 256 tim bertanding di fase satu dan 256 tim di fase kedua," tutur Edmindo. "Pendaftaran dibuka untuk umum, bukan hanya tim profesional."

    Di akhir turnamen ini akan mempertemukan empat tim terkuat Indonesia pada 14 Desember 2019, dalam pertandingan offline di Jakarta. Keempat tim tersebut berasal dari dua tim dari fase pertama dan dua tim dari fase kedua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.