Liverpool Vs Manchester City, Sadio Mane Jawab Tudingan Diving

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool Sadio Mane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Genk dalam pertandingan Grup E Liga Champions di Luminus Arena, Genk, Belgia, 24 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs

    Penyerang Liverpool Sadio Mane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Genk dalam pertandingan Grup E Liga Champions di Luminus Arena, Genk, Belgia, 24 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, JakartaSadio Mane akan menjadi sorotan saat Liverpool menjamu Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris, Ahad malam, 10 November 2019, mulai 23.30 WIB. Sebelumnya pemain Liverpool ini sempat dituding pelatih Man City Pep Guardiola sebagai jago diving (pura-pura jatuh), meski belakangan komentar itu sudah diralat.

    Mane menyatakan tidak akan mengubah gaya permainannya sekalipun dituduh diving. Dalam laga melawan Aston Villa, yang didutuhkan Guardiola, ia terjatuh karena ada kontak dengan pemain lawan. Ia bahkan mengelarukan pendapat setengah berkelakar. "Jika itu bisa menjadi penalti saya pasti akan diving lagi," katanya.

    Guardiola menyampaikan tudingan buat Mane itu pekan lalu ketika pemain Senegal itu dikenai kartu kuning karena menjatuhkan diri di kotak penalti menyusul pelanggaran pemain Aston Villa Frederic Guilbert. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, kemudian membela pemainnya dan menyebut pernyataan Guardiola itu sebagai bumbu pertandingan selain menyanjung pemain depannya itu.

    Mane menegaskan, tak risau dituding tukang diving. "Seandainya diving memberi saya penalti maka saya akan melakukannya. Mengapa tidak? Tapi yang disampaikan Jurgen itu benar. Saya tidak diving," kata Mane seperti dikutip AFP.

    Ia melanjutkan, "Memang ada kontak (dengan pemain Villa). Mungkin itu bukan penalti dan wasit tidak memberikannya, dan dia memberi saya kartu kuning. Terus terang saya tidak memasalahkan hal itu."

    Kritik Guardiola dianggap sebagai perang urat syaraf menjelang pertandingan besar di Anfield nanti dan Mane menyebut bos City itu agak sedikit pandai dalam mencari perhatian wasit. "Saya bisa bilang ini salah satu ujian terbesar, pastinya," kata Mane.

    Manchester City, yang merupakan juara bertahan, kini hanya berada di posisi kedua, berselisih enam poin di bawah Liverpool. Laga nanti menjadi menarik karena selain akan mempertemukan tim dua besar juga bahwa adanya fakta City menjadi satu-satunya tim yang belum dikalahkan Liverpool dalam 50 pertandingan terakhir mereka di liga.

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.