Tinju Dunia: Rematch Kontra Ortiz, Ini yang Dijanjikan Wilder

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deontay Wilder dipisahkan wasit David Fields setelah memukul jatuh Luis Ortiz pada pertandingan di Barclays Center Brooklyn, New York, Sabtu 3 Maret 2018. (fightnews.com)

    Deontay Wilder dipisahkan wasit David Fields setelah memukul jatuh Luis Ortiz pada pertandingan di Barclays Center Brooklyn, New York, Sabtu 3 Maret 2018. (fightnews.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara kelas berat badan tinju dunia WBC, Deontay Wilder bertekad bakal kembali merobohkan Luis Ortiz dalam laga rematch mereka. Wilder vs Ortiz II akan digelar di MGM Grand, Las Vegas pada 23 November 2019.

    Wilder menang TKO ronde 10 atas petinju kidal asal Kuba itu dalam pertarungan pertama di MGM Grand, Las Vegas pada 3 Maret 2018.

    “Saya melakukan beberapa kesalahan mendasar dalam pertarungan pertama, sehingga mendapatkan beberapa kesulitan saat diserang. Beberapa kesalahan itu seperti jab yang kurang banyak, footwork yang kurang licah,' ujar Wilder menganailis penampilan pertamanya melawan Ortiz.

    Deontay Wilder berpose bersama Luis Ortiz menjelang laga mereka di Las Vegas pada 23 November 2019. (Stephanie Trapp/TGB Promotions)

    “Saya sudah perbaiki kesalahan-kesalahan itu. Saya akan membuat Ortiz kalah lebih telak, bahkan kalau bisa membuatnya turun ring dengan ditandu,” sambung Wilder.

    “Ortiz adalah petinju bertipe counter fighter yang cerdik dan berbahaya. Saya harus jeli dan waspada saat menghadapinya,” kata Wilder lagi.

    Pertarungan ulang melawan Luis Ortiz nanti menjadi upaya ke-10 Deontay Wilder mempertahankan gelarnya. Petinju berusia 34 tahun itu belum terkalahkan dengan rekor 41-0-1 (40 KO), sementara Ortiz berusia 40 tahun dengan rekor 31-1-0 (26 KO).

    BOXING SCENE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.