Kata Kevin / Marcus Usai ke Semifinal Fuzhou Open 2019

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. Badmintonindonesia.org

    Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. Badmintonindonesia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, belum terhenti di turnamen Fuzhou Open 2019. Mereka sukses menyingkirkan wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel, di perempat final dengan skor 21-14, 21-19.

    Kevin / Marcus menjadi wakil Indonesia pertama yang melaju ke semifinal. Usai laga, Kevin menyatakan tidak mudah meladeni permainan Mark/Marvin. Di game kedua mereka sempat tertinggal sebelum bisa membalikkan keadaan.

    "Pemain Eropa punya banyak taktik. Bisa ubah servis dan pokoknya kalau lawan pemain Eropa harus fokus dan lebih sabar,” kata Kevin, Jumat, 8 November 2019.

    Sementara menurut Marcus, lawan unggul dalam hal postur tubuh. Kondisi itu membuat Mark/Marvin unggul dalam hal pengembalian bola. “Penampilan lawan hari ini bagus, mereka nggak gampang mati, mereka banyak dapat poin dari servis," sebut dia.

    Kevin / Marcus masih menunggu calon lawan mereka di babak semifinal, yakni antara Li Junhui/Liu Yuchen yang menghadapi Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. “Dua-duanya bagus. Mau ketemu siapa saja pun sama. Dari kaminya yang harus lebih fokus lagi,” tutur Marcus.

    Masih ada tiga wakil Indonesia yang akan bertanding memperebutkan tiket ke semifinal. Mereka adalah ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti serta tunggal putra Jonatan Christie.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.