Praveen / Melati dan Jonatan Gagal ke Semifinal Fuzhou China Open

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktaviati berusaha mengembalikan shuttle kok ke arah lawannya, pasangan Cina dalam laga final Denmark Open 2019 di Odense Sports Park, Denmark, Ahad, 20 Oktober 2019. ANTARA/Nafielah - Humas PP PBSI

    Pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktaviati berusaha mengembalikan shuttle kok ke arah lawannya, pasangan Cina dalam laga final Denmark Open 2019 di Odense Sports Park, Denmark, Ahad, 20 Oktober 2019. ANTARA/Nafielah - Humas PP PBSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal meraih tiket ke semifinal Fuzhou China Open 2019. Praveen / Melati dikalahkan pasangan Jepang unggulan keempat, Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 15-21, 18-21, Jumat, 8 November 2019.

    Pada awal game pertama, Praveen / Melati teringgal 8-11. Namun mereka sempat berhasil menyamakan kedudukan menjadi 11-11, sebelum akhinya pasangan Jepang memenangi game pertama 21-15.

    Game kedua perolehan poin kedua pasangan berjalan ketat. Sempat terjadi kejar-mengejar poin. Tetapi Praveen / Melati gagal memaksakan game ketiga, setelah Watanabe / Higashino menyudahi pertandingan dengan menutup game kedua 21-18.

    Pemain tunggal putra, Jonatan Christie juga terhenti di babak perempat final. Jonatan tak mampu mengatasi Anders Antonsen, kalah dengan skor 21-16, 21-11.

    Sebelumnya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga gagal melaju ke semifinal setelah dikalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia dengan skor 13-21, 20-22.

    Ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang maju ke semifinal Fuzhou China Open 2019. The Minions, biasa mereka disapa, mendapat tiket ke semifinal setelah menyingkirkan pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel dengan skor 21-14, 21-19.

    PBSI | BWF TOURNAMENTSOFTWARE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.