SEA Games 2019: Sepak Takraw Target 1 Emas, Alasannya...

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain sepak takraw Jepang, Toshitaka Naito (tengah), melakukan tendangan dan dihadang pemain Indonesia, Saiful Rizal (kiri bawah) dan Nofrizal (kanan bawah), dalam pertandingan final <i>quadrant</i> putra sepak takraw Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 1 September 2018. Emas yang diraih tim sepak takraw ini merupakan medali emas ke-31 bagi Indonesia. ANTARA FOTO/INASGOC/Nova Wahyudi

    Pemain sepak takraw Jepang, Toshitaka Naito (tengah), melakukan tendangan dan dihadang pemain Indonesia, Saiful Rizal (kiri bawah) dan Nofrizal (kanan bawah), dalam pertandingan final quadrant putra sepak takraw Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 1 September 2018. Emas yang diraih tim sepak takraw ini merupakan medali emas ke-31 bagi Indonesia. ANTARA FOTO/INASGOC/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional sepak takraw optimistis dapat merebut satu medali emas pada ajang multievent SEA Games 2019 di Filipina 30 November hingga 11 Desember mendatang.

    Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) Asnawi Rahman berharap prestasi pada Asian Games 2018 dapat terulang. Saat itu, sepak takraw berhasil membuat sejarah baru dengan mempersembahkan satu medali emas dan satu perak untuk Indonesia.

    Namun sayangnya, nomor andalan Indonesia yakni quadrant putra tidak dipertandingkan pada pesta olahraga dua tahunan itu.

    "Masalahnya itu tidak ada nomor spesialisasi kami. Biasanya juga kami bertanding tiga nomor putra, kali ini putra hanya dua nomor. Putri juga biasanya dua nomor jadi hanya satu," katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

    Meski demikian, ia tetap optimistis timnya mampu merebut satu medali emas apalagi peta kekuatan tim lawan juga menurutnya merata.

    "Pesaing itu jelas tuan rumah. Mereka mengincar medali emas di sepak takraw. Tapi tim Myanmar, dan Thailand juga sudah merata kehebatannya," ucap Asnawi.

    Keyakinan Asnawi semakin mantap karena timnya telah mendatangkan dua pelatih asal Thailand, yakni Prawet dan Poonsak dengan biaya mandiri. Selain itu, ada juga pelatih Zainal Setu, Andi Nur Alim Kaba, dan Syukur Saing.

    Pada SEA Games 2019 Filipina, timnas sepak takraw Indonesia akan turun di tiga nomor, yakni tim beregu putra, tim double putra, dan tim hoop putri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.