Ganda Putra Pastikan 1 Tiket Perempat Final Hong Kong Open 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan saat berhadapan dengan pasangan Cina Zhang Nan/Ou Xuanyi di babak kedua turnamen Fuzhou China Open 2019. Lolos ke perempat final, pasangan yang dijuluki The Daddies ini menang dramatis dengan skor 11-21, 21-18, 30-29. Badmintonindonesia.org

    Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan saat berhadapan dengan pasangan Cina Zhang Nan/Ou Xuanyi di babak kedua turnamen Fuzhou China Open 2019. Lolos ke perempat final, pasangan yang dijuluki The Daddies ini menang dramatis dengan skor 11-21, 21-18, 30-29. Badmintonindonesia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemenangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di babak pertama Hong Kong Open 2019 membuat Indonesia memastikan tiket perempat final. Di babak kedua, Hendra / Ahsan sudah ditunggu sesama pemain Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso, yang sudah lebih dulu lolos.

    Hendra / Ahsan mengalahkan wakil tuan rumah, Lam Wai Lok/Li Kuen Hon, dengan skor 21-11, 21-14. Sedangkan Wahyu/Ade memetik kemenangan atas Akira Koga/Taichi Saito (Jepang), dengan skor 6-21, 21-19, 21-19.

    Wahyu/Ade melewati pertarungan sengit selama 55 menit melawan Koga/Saito. Kalah telak di game pertama, Wahyu/Ade berusaha untuk bangkit di game kedua. Namun perjuangan mereka tak mudah, mereka sempat tertinggal dan pelan-pelan menyusul perolehan skor dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan.

    "Di game pertama kami main di bawah tekanan, kami nggak bisa keluar dari tekanan itu. Lalu pelatih (Herry Iman Pierngadi) menyemangati kami dan mengatakan kalau ini kesempatan kami untuk menang dari lawan," kata Ade kepada Badmintonindonesia.org.

    "Kami sudah mengira bakal ramai, pemain Jepan itu kuat. Di game pertama kami 'kalah angin' juga, jadi susah keluar dari tekanan. Di game selanjutnya, kami mencoba untuk berpikir dapat poin satu-satu dulu, saat ketinggalan kami mencoba berpikir lebih positif," kata Wahyu.

    Menanggapi pertemuan dengan Hendra / Ahsan di babak kedua, Wahyu / Ade mengatakan bahwa mereka sudah sama-sama mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hendra / Ahsan unggul 3-0 dalam catatan rekor pertemuan dengan Wahyu / Ade. Pertemuan kedua pasangan terjadi di Japan Open 2019, kala itu Hendra / Ahsan menang dengan skor tipis, 16-21, 21-18, 22-20.

    "Pertemuan terakhir cukup ramai, kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Hendra / Ahsan bukan cuma banyak pengalaman, tapi kualitas permainan mereka memang lebih baik. Kami harus lebih siap dan coba lebih nekat saja di lapangan," ucap Wahyu.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.