Gelaran Terakhir Audisi Bulu Tangkis Djarum 2019 di Kudus

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pebulutangkis hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis mengikuti latihan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin 9 September 2019. PB Djarum resmi mengumumkan pihaknya menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020, keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya audisi  beasiswa bulu tangkis dari perusahaan rokok itu dianggap sebagai bentuk eksploitasi anak oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    Sejumlah pebulutangkis hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis mengikuti latihan di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin 9 September 2019. PB Djarum resmi mengumumkan pihaknya menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020, keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya audisi beasiswa bulu tangkis dari perusahaan rokok itu dianggap sebagai bentuk eksploitasi anak oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pendaftar Audisi Bulu Tangkis Djarum 2019 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diprediksi bisa mencapai 900-an lebih pendaftar karena menjadi tempat terakhir perburuan super tiket untuk bisa berlaga di final audisi umum hingga bisa bergabung di PB Djarum.

    "Para atlet bulu tangkis yang belum lolos di empat kota sebelumnya, masih bisa mendaftar kembali. Untuk itu, mereka yang belum lolos dimungkinkan akan mendaftar kembali untuk berburu super tiket di audisi terakhir di Kota Kudus," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin di Kudus, Sabtu.

    Dengan status Kota Kudus sebagai kota terakhir penyelenggaraan audisi umum, kata dia, jumlah pesertanya memang selalu mengalami peningkatan di setiap tahunnya.

    Ia memprediksi jumlah peserta yang melakukan regristasi ulang di audisi umum di Kudus tahun ini lebih dari 900-an peserta.

    Pada tahun 2017, kata dia, audisi umum digelar dengan kelompok usia U-11 dan U-13 jumlah atlet yang mendaftar mencapai 704 peserta, sementara tahun 2018 dengan format tiga kelompok usia, yakni U-11, U-13 dan U-15 baik putra maupun putri jumlah pesertanya meningkat tajam menjadi 1.054 peserta.

    Sementara tahun 2019, kata dia, audisinya difokuskan pada dua kelompok usia, yakni U-11 dan U-13, baik putra maupun putri.

    Dengan fokus di kedua kategori tersebut, PB Djarum berharap bisa secara maksimal mengasah bakat dan mental para atlet sejak dini.

    Untuk berburu atlet berkualitas, PB Djarum menerjunkan legenda bulu tangkis, mulai dari Christian Hadinata, Tan Joe Hok, Liem Swie King, Kartono, Herjanto, Eddy, Lius Pongoh, Basri Yusuf, Richard Mainaky, Rionny Mainaky, Fung Permadi, Hariyanto Arbi hingga Liliyana Natsir.

    Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengungkapkan dengan banyaknya peserta audisi umum di Kudus tentu menjadi tantangan bagi tim pencari bakat untuk lebih jeli melihat bakat dan potensi peserta audisi.

    "Kami berharap bisa menemukan bakat-bakat istimewa yang kelak bisa kami asah di PB Djarum dan menjadi juara masa depan di Indonesia," ujarnya.

    Audisi umum bulu tangkis digelar mulai 17-19 November 2019, sedangkan final pada 20-22 November 2019 DI GOR PB Djarum Jati, Kudus.

    Beberapa kota yang lebih dahulu melakukan Audisi Bulu Tangkis Djarum, yakni Kota Bandung, Purwokerto, Surabaya dan Solo Raya, sedangkan Kudus merupakan kota terakhir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.