Audisi Bulu Tangkis Djarum Loloskan 48 Peserta di Babak Turnamen

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 PB Djarum di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu 8 September 2019. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

    Sejumlah anak mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 PB Djarum di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu 8 September 2019. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 48 peserta dari 831 peserta yang mengikuti Audisi Bulu Tangkis Djarum 2019 berhasil lolos tahap turnamen, sedangkan penentuan lolos babak final ditentukan pada Selasa (19/11).

    Ketua Tim Pencari Bakat Christian Hadinata di Kudus, Senin, mengungkapkan sebanyak 48 peserta yang lolos tahap turnamen, meliputi sebanyak 16 peserta dari kelompok U-11 putra, delapan peserta U-11 putri, 16 peserta U-13 putra, dan delapan peserta U-13 putri.

    "Mereka akan kembali bertanding sebanyak dua kali di hari ketiga, Selasa (19/11), guna meraih super tiket menuju tahap final audisi di Kudus pada tanggal 20-22 November 2019," ujarnya.

    Atlet bulu tangkis yang berjuang memperebutkan super tiket tidak hanya dari lokal Jateng, melainkan ada pula empat bibit bulu tangkis datang dari Kuala Lumpur, Malaysia.

    Duo kakak-adik Bryan Utama Rasyad dan Aryan Utama Rasyad serta Octavandiaz Windhito Purnomo berada di kategori U-11 putra, sementara Mohammad Rinaldi di kategori U-13 putra.

    Empat warga negara Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Negeri Jiran tersebut, berjuang guna meraih beasiswa bulutangkis di kota terakhir gelaran Audisi Umum 2019.

    Pada hari pertama audisi, digelar tahap screening terhadap ratusan peserta harus bertanding berdasarkan kategori usia masing-masing dalam durasi sekitar sepuluh menit.

    Selama waktu pertandingan yang digelar di 12 lapangan tersebut, tim pencari bakat melakukan seleksi peserta yang berhak melaju ke tahap turnamen.

    Pada tahap turnamen, para peserta bertanding sebanyak dua kali sesuai kategori umur dengan sistem full games dengan poin 21 atau sampai dengan selesai.

    Usai pertandingan di masing-masing hari tersebut, akan diumumkan para peserta yang lolos ke babak berikutnya.

    "Setelah tahap screening semakin terlihat pemain-pemain bagus dan berbakat. Di setiap kota-kota audisi umum pun juga sama, terlebih di Kudus ini, bahwa di setiap tahap turnamen mereka saling berlomba dan bersaing untuk meraih beasiswa bulutangkis," jelas Liem Swie King yang juga tim pencari bakat.

    Untuk anak usia di bawah 11 tahun, kata dia, berani tampil di lapangan dengan semangat juang yang tinggi tentunya sangat luas biasa.

    Menurut dia hal terpenting bagi anak-anak tersebut adalah soal pembinaannya.

    King optimistis pada tahap turnamen pamungkas audisi umum di Kudus Selasa (19/11), persaingan antar-peserta akan semakin ketat untuk bisa mendapatkan super tiket.

    "Kami berharap, mata rantai pembibitan atlet-atlet bulutangkis tidak putus di tengah jalan. Kami tetap menaruh keyakinan bahwa audisi umum ini akan terus berlanjut, karena manfaatnya banyak sekali bagi masyarakat Indonesia," ujar Liem Swie King.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.