Indonesia Ikuti Cabang Baru SEA Games 2019: Obstacle Course Race

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo SEA Games 2019.

    Logo SEA Games 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memutuskan mengirimkan atlet untuk mengikuti satu cabang olahraga baru, yakni Obstacle Course Race atau lari halang rintang ekstrim, ke SEA Games 2019 Filipina.

    Pengiriman satu cabang olahraga ini tergolong mendadak, apalagi Indonesia sudah mendaftarkan 45 cabang yang akan dipertandingkan di ajang multi-cabang tersebut.

    Lari halang rintang ekstrim ini memadukan latihan dasar militer. Peserta harus mampu melewati segala rintangan untuk menuju garis finis.

    Sekretaris Jenderal KOI, Ferry Kono, mengatakan penambahan satu cabang olahraga ini bukan semata-mata tanpa alasan, namun juga mengusung misi penguatan diplomasi dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

    "Ada diplomasi juga dengan negara lain. Jadi kita kirim cabang halang rintang ekstrim karena ada target medali juga," kata Ferry di Kantor Kemenpora, Rabu.

    Dengan adanya penambahan cabang olahraga itu, jumlah atlet yang dikirim ke SEA Games 2019 dipastikan meningkat dari 837 atlet menjadi 841 atlet.

    Disinggung mengenai anggaran, Ferry Kono mengatakan telah melewati kajian teknis.

    Sementara itu, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan penambahan cabang olahraga itu telah mempertimbangkan kemungkinan kontingen Indonesia mampu meraih medali emas.

    Ia menyebut Kemenpora dan KOI tidak akan serta-merta langsung mengirimkan atlet di cabang olahraga tertentu, apabila berpotensi kuat menambah pundi-pundi emas, pemerintah akan mengikutsertakannya.

    "Itu tidak semata-mata diminta oleh Filipina untuk kami kirim. Karena kami tidak mau memuluskan mereka (Filipina) meraih medali emas. Kalau ini atlet yang bersangkutan memang ada potensi untuk meraih medali," katanya.

    SEA Games 2019 akan berlangsung di Filipina mulai 30 November hingga 10 Oktober 2019. Indonesia menargetkan bisa memperbaiki peringkat ketimbang torehan SEA Games sebebelumnya, saat hanya finis di lima besar.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.