PGSI DKI Jakarta Kirim 10 Pegulat ke Kejurnas Antar PPLP

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Gulat DKI Jakarta yang dipersiapkan untuk PON 2020 Papua. (dok. PGSI DKI)

    Tim Gulat DKI Jakarta yang dipersiapkan untuk PON 2020 Papua. (dok. PGSI DKI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (Pengprov PGSI) DKI Jakarta menampilkan 10 atletnya di Kejuaraan Nasional Gulat antar Pemusatan Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD)-Sekolah Keberbakatan Oahraga (SKO), yang dilangsungkan Jumat hingga Minggu, 29 November hingga 1 Desember 2019, di GOR Patriot Kodam IV Diponegoro, Semarang.

    Ke-10 pegulat binaan PPLP/PPLPD/SKO di DKI Jakarta tersebut terdiri dari empat pegulat gaya bebas putra, dua pegulat gaya bebas putri, serta tiga pegulat gaya grego putra dan satu gaya grego putri. Ke-10 pegulat, didampingi empat pelatih, sudah tiba di Semarang sejak Rabu (27/11) sore.

    "Hari ini timbang badan, bertandingnya mulai Jumat besok," ujar Antoni Timbul Romulus, pelatih kepala tim gulat DKI Jakarta ini, Kamis (28/11) siang.

    Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta, Steven Setiabudi Musa, didampingi Ketua Bidang Dana Tubagus Adhi, menyusul ke Semarang Jumat malam. Mereka juga berencana bertemu dengan sejumlah pimpinan Pengprov PGSI lainya, untuk membahas dinamika yang terjadi dalam pembinaan gulat nasional.

    Menurut keterangan Antoni Timbul Romulo, empat pegulat DKI Jakarta sudah bertanding di hari pertama, Jumat. Yakni, Rafli Afandi (gaya bebas 46kg), Haikal Fadilah (gaya bebas 50kg), Medis Siburian (gaya bebas 49kg), dan Nayla Putri (gaya bebas 53kg).

    M.Firdy Affronds (gaya bebas 63kg) dan Andana Ramadhan (gaya bebas 74kg) akan tampil Sabtu (30/11), sementara Rafa Landry Akmal (gaya grego 54kg), A. Zidane Zidane (gaya grego 58kg), Iqbal Alamsyach (gaya grego 63kg) dan Selfi Ajeng Safitri (gaya grego 49kg) bertanding di hari terakhir, Minggu (1/12).

    "Pengprov PGSI Jateng mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kejuaraan ini," ujar Andreas Budi Wirohardjo, Ketua Pengprov PGSI Jateng.

    Kepala Balai PPLOP Jateng, Dyah Puspitosari menjelaskan, Jateng cukup diuntungkan karena ditunjuk sebagai tuan rumah. Dia berharap, sebagai tuan rumah, para pegulat Jateng mampu tampil dengan lebih percaya diri saat bertanding.

    “Event ini digelar untuk mengukur sejauh mana pembinaan prestasi olahraga pelajar, khususnya di tingkat PPLP, PPLPD, dan SKO. Termasuk PPLOP Jateng yang juga membina olahraga gulat dan taekwondo,” jelasnya.

    Kejurnas gulat antar PPLP/PPLPD/SKO ini memang mementaskan dua cabang olahraga, yakni gulat dan taekwondo. Kompetisi gulat digelar 27 November hingga 2 Desember. Sementara untuk taekwondo dilaksanakan 9-14 Desember.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?