SEA Games 2019: Jadi Unggulan, Edgar Xavier Waspadai 3 Negara

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo peraih medali perak dalam kategori Changquan putra Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Ahad, 19 Agustus 2018. REUTERS

    Aksi atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo peraih medali perak dalam kategori Changquan putra Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Ahad, 19 Agustus 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo akan memperhitungkan kekuatan atlet wushu tiga negara, yakni tuan rumah Filipina, Singapura dan Vietnam pada pagelaran SEA Games 2019 di Manila, meski dirinya menjadi unggulan karena telah meraih tiga medali emas di Kejuaraan Dunia Wushu China 2019.

    "Saya tetap menganggap semua lawan itu berat. Makanya, saya harus bisa memberikan penampilan terbaik sehingga bisa meraih emas di SEA Games, Filipina 2019," kata Edgar kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

    Ia menegaskan tidak akan jemawa dan tetap memperhitungkan keberadaan atlet Filipina karena sebagai tuan rumah di ajang yang akan digelar di WTC Manila, Filipina, 1-3 Desember 2019.

    Edgar sangat optimistis mampu memberikan yang terbaik, karena telah menjalankan program tim Wushu Indonesia, yakni training camp (TC) dan try outdi China yang dibiayai Kemenpora.

    "Saya dan teman-teman sangat terbantu dengan adanya TC dan try out di China. Mudah-mudahan kami bisa mempersembahkan yang terbaik," katanya.

    Atlet Wushu Indonesia lainnya, Yusuf Widiyanto mengakui hal yang sama, peraih perunggu Asian Games Beijing ini  optimistis mampu memberikan yang terbaik, sebab kondisi fisiknya siap tempur untuk menghadapi persaingan keras di Manila.

    Bahkan, atlet sanda asal Jawa Tengah ini menyebut TC dan try out yang dilakukan di China membantunya dalam menambah jam terbang.

    "Saat ini kondisi fisik saya sudah siap tempur menghadapi persaingan ketat di SEA Games Filipina 2019. Target saya pribadi ingin menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia," tuturnya.

    Dia mengatakan pesaing terberat akan datang dari atlet Filipina, Thailand dan Vietnam, karena cukup pengalaman di bidang Wushu.

    "Memang tidak mudah untuk mewujudkan impian menjadi yang terbaik. Namun saya optimistis bisa meraih yang terbaik," katanya.

    Sementara itu, Pelatih Kepala Tim Wushu Indonesia, Novita mengatakan sebanyak 16 atlet wushu akan memperkuat Tim Nasional Wushu Indonesia, dan sudah tiba di Manila pada Kamis pagi, serta siap tampil pada ajang SEA Games 2019.

    "Anak-anak sudah dalam kondisi siap tempur. Mudah-mudahan target dua medali emas bisa dipenuhi," katanya

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.