Formula 2: Duet Schumacher - Shwartzman Bikin Sean Tersisih

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mick Schumacher, Hungaria, 4 Agustus 2019. (Jagonya Ayam)

    Mick Schumacher, Hungaria, 4 Agustus 2019. (Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra pembalap legendaris Formula 1 Michael Schumacher, Mick Schumacher, bersama dengan juara F3 2019 Robert Shwartzman siap bergabung dengan tim Formula 2 Prema untuk musim 2020 sebagai bagian dari tim super Ferrari Driver Academy.

    Putra juara dunia F1 tujuh kali ini sudah bernaung di bawah Prema sejak tahun 2016 dalam berbagai kategori, termasuk memenangkan gelar F3 di tahun 2018 sebelum memasuki kategori F2 musim ini, dilansir Formula1.com, Jumat.

    Sementara Shwartzman sebelumnya juga sempat berpasangan dengan Schumacher di Prema Theodore Racing dan memenangkan musim di tahun 2018, sebelum akhirnya ia merebut gelar juara F3 untuknya sendiri.

    Musim balap 2020 akan menjadi periode yang krusial bagi Schumacher mengingat Ferrari ingin menjaga hubungan dan tradisi kekeluargaan mereka dengan keluarga Schumacher.

    Pembalap berusia 20 tahun ini juga sempat menjajal Ferrari dan Alfa Romeo F1 di Bahrain awal tahun ini, sembari mengendarai sejumlah mobil Ferrari yang pernah dipakai ayahnya dalam demo balap, termasuk unit F2002 yang akan dilelang pekan ini di Abu Dhabi.

    Di sisi lain, masuknya dua pembalap baru di jajaran Prema Racing untuk kelas F2 berdampak pada tergesernya Sean Gelael, pembalap Indonesia yang sebelumnya bergabung dengan Prema.

    Dalam keterangan resminya, Sean mengonfirmasi bahwa kerja samanya dengan Prema akan disudahi usai balapan di Abu Dhabi.

    Sean Gelael sendiri hingga kini belum memutuskan apakah tetap di F2 atau tidak tahun depan, dengan prestasi tertinggi bersama Prema ialah menjadi runner-up pada Race 1 F2 Monako 2018.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.