Kaesang Pangarep Ajak Gamer Bangun Ekosistem Esports

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaesang Pangarep di sela mengisi acara Festival kolaborasi konten kreator dan penggagas perusahaan rintisan, SENYAWA+ 2019, Ahad, 3 November 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Kaesang Pangarep di sela mengisi acara Festival kolaborasi konten kreator dan penggagas perusahaan rintisan, SENYAWA+ 2019, Ahad, 3 November 2019, di M Bloc, Jakarta Selatan. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Ternakopi yang juga anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengajak para pemain game atau gamer untuk membangun ekosistem olahraga elektronik atau eSports yang lebih baik.

    "Olahraga elektronik atau eSports telah berkembang dari awalnya permainan menjadi olahraga, bahkan profesi. Terlihat dari dipertandingkannya cabang ini di Asian Games. Mereka yang menekuninya, bukan sekedar mengandalkan bakat tapi mesti didukung kebugaran fisik dan mental dari latihan yang memadai," ujar Kaesang dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, 30 November 2019.

    Karena itu, ia mendorong para gamer yang berkecimpung dalam bidang itu membangun ekosistem yang baik pula. Salah satu upaya yang dia lakukan yakni dengan kompetisi Ternakopi Campus Tournament. Para gamer beradu ilmu dan taktik main bareng Mobile Legends dalam kompetisi itu.

    Turnamen bagi mahasiswa tersebut sudah dimulai sejak 23 November 2019, dan berhasil menjaring lebih dari 2.000 pemain. Turnamen ini memperebutkan hadiah dengan nilai total sebesar 300 juta rupiah berikut sebuah mobil.

    Dalam kesempatan itu, Kaesang juga mengajak seluruh pemain game dan pengunjung umum berdiskusi seputar industri olah raga elektronik itu.

    CEO Ternakopi, Ansari Kadir, mengatakan pihaknya menggelar acara Nongkrong eSports Kuy karena yakin banyak manfaat yang bisa diraih dari eSports.

    "Hobi main terpenuhi, dapat hadiah, jaringan dan pertemanan yang luas, mudah-mudahan prestasi yang lebih tinggi juga tercapai. Bukan tak mungkin, saatnya ekosistem game ini telah terbangun, "ESports ini akan menjadi industri yang membuka banyak profesi baru di Indonesia," kata Ansari.

    Industri itu membutuhkan kehadiran pemerintah dalam menyediakan regulasi seputar infrastruktur, perpajakan, pembinaan, penelitian dan pengembangan hingga aspek perlindungan pemain.

    Keseruan "Nongkrong E-Sports Kuy!" bertema The Rise of Game Industry bertambah dengan kehadiran Jess No Limit, Kaesang Pangarep, Clara Mongstar, Brandon Kent yang berbagi pengalamannya menjadi gamer profesional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?