Greysia / Apriyani Menyabet Medali Emas di SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda Putri Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii melakukan selebrasi usai mengalahkan ganda putri China Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan pada babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jumat 23 Agustus 2019. Greysia/Apriyani lolos ke semifinal setelah menang dengan skor 25-23, 23-21. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

    Ganda Putri Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii melakukan selebrasi usai mengalahkan ganda putri China Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan pada babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jumat 23 Agustus 2019. Greysia/Apriyani lolos ke semifinal setelah menang dengan skor 25-23, 23-21. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menyumbang satu medali emas dari nomor individual di SEA Games 2019. Greysia / Apriyani mengalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong dari Thailand dengan skor 21-3, 21-18.

    Bermain di Multinlupa Sports Center, Filipina, Senin, 9 Desember 2019, Greysia / Apriyani tidak mendapatkan perlawanan berarti pada game pertama. Perolehan poin mereka langsung melesat.

    Di game kedua, pasangan Thailand bermain lebih ngotot tidak seperti game sebelumnya. Walhasil, sempat terjadi beberapa kali kedudukan imbang sebelum akhirnya ganda putri Indonesia menyudahi pertandingan.

    Sebelumnya ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menyumbang emas dan Ruselli Hartawan menyabet perak. Dengan tambahan emas dari Greysia / Apriyani target dua emas untuk bulu tangkis terlewati.

    Total cabang bulu tangkis menyumbang tiga emas di SEA Games 2019. Di nomor beregu, sebelumnya tim putra bulu tangkis Indonesia sebelumnya merebut emas. Sedangkan tim putri meraih perak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?