Klasemen Medali SEA Games 2019 Sebelum Penutupan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri ke kanan) Tim bola voli pantai putra Indonesia Gilang Ramadhan, Danangsyah Pribadi, Ade Rachmawan dan Mohammad Ashfiya menunjukkan medali emas voli pantai beregu putra SEA Games 2019 di Subic Tennis Court, Subic, Filipina, Jumat, 6 Desember 2019. Indonesia memboyong 12 medali emas pada hari ini. ANTARA/Sigid Kurniawan

    (kiri ke kanan) Tim bola voli pantai putra Indonesia Gilang Ramadhan, Danangsyah Pribadi, Ade Rachmawan dan Mohammad Ashfiya menunjukkan medali emas voli pantai beregu putra SEA Games 2019 di Subic Tennis Court, Subic, Filipina, Jumat, 6 Desember 2019. Indonesia memboyong 12 medali emas pada hari ini. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kontingen Indonesia dipastikan harus puas berada di peringkat keempat daftar perolehan medali SEA Games 2019 dengan meraih total 260 keping medali yang terdiri dari 72 medali emas, 80 medali perak, dan 108 medali perunggu.

    Meskipun gagal memenuhi target menjadi runner-up, prestasi para atlet Indonesia dalam mendulang medali jauh melampaui target yang dicanangkan baik oleh Komandan Kontingen (CdM), Menpora, maupun Presiden Joko Widodo.

    CdM Kontingen Indonesia sebelumnya hanya menargetkan 45 medali emas dan Menpora menyebut jumlah 54 keping medali emas yang harus dibidik kontingen Indonesia. Adapun Presiden Joko Widodo lebih optimistis dengan menaikkan target menjadi 60 medali emas.

    Hari terakhir SEA Games 2019 di Filipina tinggal menyisakan dua keping emas yaitu dari cabang bola tangan pantai (Handball Beach) di Subic Tennis Court di Subic.

    Berikut daftar perolehan medali SEA Games 2019

    No NegaraEmasPerakPerunggu
    1Filipina145115116
    2Vietnam9285103
    3Thailand9197122
    4Indonesia7280108
    5Malaysia535771
    6Singapura534666
    7Myanmar41849
    8Kamboja4636
    9Brunei256
    10Laos1527
    11Timor Leste015

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.