Tenis Junior Medco Energi Sportama: Beberapa Unggulan Tumbang

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafalentino Dacosta, salah satu peserta Kejurnas Tenis Junior Medco Energi FIKS Sportama yang sedang digelar di Bandung. (dok. Pelti)

    Rafalentino Dacosta, salah satu peserta Kejurnas Tenis Junior Medco Energi FIKS Sportama yang sedang digelar di Bandung. (dok. Pelti)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai kejuaraan nasional tenis junior tertua di Tanah Air, Medco Energi FIKS Sportama Junior Tennis Open 2019 menempati ruang khusus di hati komunitas penggiat olahraga ini di seluruh nusantara.

    Tak ayal, mereka menjadikan ajang resmi dalam kalender kompetisi PP Pelti (TDP) level J2 ini sebagai agenda rutin pengisi jadwal tanding anak didiknya pada tiap akhir tahun.

    Diantaranya adalah Pengcab Pelti Musi Banyuasin (Sumatera Selatan) yang memboyong enam petenisnya mengikuti turnamen yang telah berusia 58 tahun ini.

    Bahkan mereka rela menempuh perjalanan darat dari daerah asal dengan konvoi tiga mobil menuju arena pertandingan di ibu kota Jawa Barat ini dalam empat tahun terakhir.

    Sayangnya pada hari kedua, Senin (15/12), mereka harus rela kehilangan salah satu petenis andalannya, Jackqulynn Zavio Audrey Yoza. Seeded pertama nomor tunggal KU-12 itu tersingkir di tangan non-unggulan asal Sragen (Jawa Tengah). Witjaksono Wahyu Tri Jati dengan skor akhir 4-8.

    “Biar menjadi pelajaran baginya karena meskipun menempati posisi unggulan teratas tidaklah berarti bisa memenangi setiap pertandingan. Tetap harus fokus dan tak boleh menganggap enteng lawan,” tutur pelatih Pelti Musi Banyuasin, Karna Nedy Yoza.

    “Kami kini berharap pada Sherena Valencia yang juga unggulan pertama tunggal putri KU-10,” imbuhnya.

    Sementara itu, Jakarta International Tennis Academy (JITA) mengirim tidak kurang dari 20 petenis mengikuti event ini.

    “Kami berhubungan baik dan saling mendukung dengan penyelenggara turnamen ini. Kebetulan waktunya juga tidak bentrok dengan kegiatan sekolah petenis, jadi kami bisa membawa lebih banyak pemain tahun ini,” ucap founder JITA, Goenawan Tedjo di arena turnamen, Senin (15/12).

    Hingga hari kedua turnamen ini, dua andalan sekolah tenis yang bermarkas di kawasan Cilandak Jakarta itu masih berhasil melaju ke babak ketiga. Rafalentino da Costa yang menempati posisi seeded keempat tunggal putra KU-12, sukses membekuk Daryl Matthew Widjaja (DKI) 8-4. Sedangkan unggulan ketujuh tunggal putra KU-14, Ahmad Fauzan sukses menyingkirkan Muhammad Yusuf Alfaris (Bogor) 6-3 6-2.

    Hasil Senin (16/12)
    Babak Kedua
    Putra
    KU 12
    Witjaksono Wahyu Tri Jati (Sragen) v 1=Jackqulynn Zavio Audrey Yoza (Musi Banyuasin) 8-4
    14-Althafi Haqquzzikra (Solok) v Adiyatma Rizal (Tulungagung) 8-2
    9-Muhammad Marco Athallah (DIY) v Joachim Mika Gunawan (DKI) 8-2
    5-Rangga Wisnu Kresna (Semarang) v Keitararo Hendrajanto (DKI) 8=6
    3-Dwi Ade Rahmantoro (DKI) v Genta Buana Farera (Payakumbuh) 8-6
    15-M. Ragil Putra Yudha (Banjarmasin) v M. Rizky Chandra Wijaya (Bandung) 8-0
    11-Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong (Bangka Belitung) v Jahfal Tsaqif Dary (Banyuwangi) 8-3
    6-Rasya Qaishar Rasendriya (Temanggung) v Gardan Hermawan (DKI) 8-2
    8-Jaden D. Elliot (DKI) v M. Faiz Habibi Rizqi (Bangka Belitung) 8-3
    Reyvan Andri Komara (Ciamis) v 12-Hafidz Zidqi Ahnaf Jati (Blora) 8-4
    Cobey Lay (Bandung) v 13-Hanif Arazi (Sleman) 8-3
    4-Rafalentino Da Costa (Tangerang Selatan) v Daryl Matthew Widjaja (DKI) 8-4
    KU 14
    1-M. Hidayatul Rezky Djufri (Bandung) v Arif WIsnu Haryanto (Tegal) 6-2 6-1
    Ahmad Zaki Mussaffa (Bangka Belitung) v 15-Dimas Arya (Sleman) 2-6 6-2 [10-6]
    11-R. Pijar Prawira (Gunungkidul) v Joshua Eldridge Jusuf (Bandung) 6-1 6-2
    Razan Dhawy (DKI) v 8-Ahmad Bay Nurmultazam (Ciamis) 6-3 6-4
    4-M. Aji Fairul Nizam (Tulungagung) v Obeydian Putra (Surabaya) 6-0 6-2
    Mochammad Rifdan Aliffi (Malang) v Harley Prabowo Azistan (Bangka) 6-0 6-1
    9-Jojo Indradewa (Cibubur) v Damar Shoji (DKI) 6-0 6-1
    7-Ahmad Fauzan (Cirebon) v M. Yusuf Alfaris (Bogor) 6-3 6-2
    6-Alditho Ramadhan Dwi Kurniawan (Malang) v M. Rafly Santoso (Lampung) 6-1 6-0
    10-M. Akmal Junaini (Sukoharjo) v Taqy Ahmad Farisy (Cibinong) 6-1 6-2
    13-Arsya Philo Wisesya Putra (Tangerang Selatan) v Ahnaf Braga Antoni (Bekasi) 6-1 6-2
    KU 16
    1-Ajhe Ray Delrian (DKI) v Julio Leonisco Bifi Harya (Tuban) 6-4 7-6(13)
    14-Arian Rangga Desvianto (Surabaya) v Muhammad Fedrian (Banjar) 6-0 6-0
    Jahfal Muna Kanahaya (Sukoharjo) v 9-M. Sulthan Shadiq (Bogor) 3-6 6-2 [11-9]
    3-Claudio Renardi Lumanauw (DKI) v Renaldi Salim (Malang) 6-1 6-3
    Putri
    KU 14
    1-Joanne Lynn Hartono (Bandung) v Gemintang Jannah Dayu (Bekasi) 6-0 6-0
    9-Zelda Gracia Muttaqin (Depok) v Raisyah Fayyaza Azzahra (Musi Banyuasin) 6-1 6-2
    6-Cylova Zuleyka Hukmasabiyya (Banten) v Najla Aufa Mecca (Tangerang) 6-0 6-0
    Aileen Aurelia (Malang) v 2-Diandra Kirana Wulan Sari (Blora) 5-7 6-1 [10-7]
    KU 16
    1-Bunga Nuraini (Surabaya) v Tiara Naura Nur Azizah (DKI) 6-4 6-1
    4-Hasna Raissaneva (Gresik) v Justmin Da Costa (Tangerang Selatan) 6-0 6-3
    Kholisa Siti Maisaroh (Kudus) v Taura Lady Sofike (Blitar) 6-2 6-0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.