Jorge Lorenzo Beri Bocoran, Ia Akan Kembali ke Paddock MotoGP

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP dari Repsol Honda Jorge Lorenzo. REUTERS/Susana Vera

    Pembalap MotoGP dari Repsol Honda Jorge Lorenzo. REUTERS/Susana Vera

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Spanyol yang baru pensiun, Jorge Lorenzo, menyatakan akan segera kembali ke paddock MotoGP. Hal itu ia sampaikan dalam wawancara dengan televisi Austria, ServusTV.

    “Saya jelas akan kembali ke paddock. Akan ada sesuatu yang bisa saya umumkan secepatnya," kata dia. "Bila Anda bisa kembali menjalani (kehidupan di MotoGP) tanpa tekanan, maka Anda akan dengan senang hati menerimanya..."

    Pria berusia 32 tahun itu baru saja pensiun dari MotoGP. Ia mengakhiri kariernya sebagai pembalap Repsol Honda dalam balapan seri final musim 2019 yang berlangsung di Valencia, Spanyol, November lalu.

    Sebenarnya ia masih terikat kontrak sampai akhir 2020, namun karena cedera berkepanjangan performanya terus melorot. Ia pun memutuskan untuk mengakhiri kariernya lebih awal.

    Apa peran baru Lorenzo nantinya? Sejumlah kabar menyebutkan ia akan menjadi pembalap penguji untuk pabrikan saingan Honda, yakni Yamaha.

    Sebelum membela Ducati dan Honda, Lorenzo sudah lebih dulu bersama Yamaha.Ia bahkan sempat tampil ia sembilan musim bersama pabrikan Jepang itu, dengan menghasilkan tiga gelar juara dunia kelas utama.

    Menurut Motorsport, Yamaha sudah memberikan penawaran kepada Lorenzo sebagai pembalap penguji mereka. Ia kemungkinan akan menggantikan posisi mantan rider Tech3, Jonas Folger,

    Yamaha ssendiri memperkerjakan tim uji Eropa mereka untuk pertama kalinya tahun ini, dipimpin Jonas Folger. Namun, tim itu mengkonfirmasi di akhir tahun bahwa tidak akan melanjutkan kerja sama dengan Folger.

    Yamaha sempat menawarkan posisi ini kepada rider Prancis, Johann Zarco. Namun, Zarco memilih untuk menjadi pembalap pengganti rider Jepang, Takaaki Nakagami untuk tiga balapan terakhir musim ini bersama LCR Honda.

    Bos Yamaha, Lin Jarvis, sempat mengkonfirmasi bahwa program pengujian tim MotoGP itu telah mengalami evaluasi. Mulai 2020 akan ada tim uji global yang dibentuk oleh tim uji Jepang, dan mengisyaratkan masih ada pembalap Eropa yang digunakan.

    CRASH

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.