PP Percasi Gelar Malam Penghargaan Pecatur Berprestasi 2019

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum PP Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), Utut Adianto (kiri) saat memberikan penghargaan dalam Malam Apresiasi PP Percasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Senin malam 23 Desember 2019. (dok. Percasi)

    Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum PP Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), Utut Adianto (kiri) saat memberikan penghargaan dalam Malam Apresiasi PP Percasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Senin malam 23 Desember 2019. (dok. Percasi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali bangga atas prestasi yang ditorehkan pecatur-pecatur Indonesia diberbagai ajang Internasional. Bahkan PB Percasi bisa melakukan pembinaan secara mandiri.

    Hal itu disampaikan Menpora ketika menghadiri Malam Penghargaan PB. Percasi kepada Atlet-Atlet Berprestasi Tahun 2019 di Hours Cafe Kelapa Gading, Jakarta Senin malam 23 Desember.

    "Atas nama pribadi dan Kemenpora saya memberikan apresiasi kepada cabang olahraga catur yang selama ini melakukan pembinaan secara mandiri. Namun, tentunya ini tidak harus dibiarkan begitu saja, Pemerintah juga harus memberikan dukungan agar lebih banyak lagi pecatur Indonesia yang berprestasi, " kata Zainudin Amali.

    Berbicara soal dukungan pemerintah, Menpora mengatakan, bahwa Presiden RI Joko widodo sangat menaruh perhatian besar bagi dunia olahraga di Indonesia. Setelah sukses menggelar Asian Games 2018 lalu, Presiden menginstruksikan Kemenpora dan KOI untuk mengikuti bidding tuan rumah Olimpiade 2032.

    Dikatakannya, selama menghadapi bidding itu, pemerintah menawarkan agar induk cabang olahraga menggelar kejuaraan yang bersifat international selevel kejuaraan dunia di Indonesia.

    "Kami akan mendukung jika cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade menggelar kejuaraan level dunia sebagai ajang pemanasan menuju tuan rumah Olimpiade. Jika Percasi ingin menggelar kejuaraan dunia di sini akan kami dukung, " tandas Menpora.

    Dalam sambutan di Malam Penghargaan PB. Percasi tersebut Menpora juga mengaku bangga atas prestasi Tim Catur Indonesia yang meraih 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di arena SEA Games 2019 Filipina lalu.

    "Saya berharap untuk ke depannya prestasi ini lebih ditingkatkan lagi, " pintanya.

    Di tempat sama Ketua Umum PB. Percasi, GM Utut Adianto mengatakan, ia merasa berterima-kasih atas perhatian Kemenpora terhadap cabang olahraga catur. Mengenai, tawaran untuk menggelar kejuaraan catur level dunia. Utut Adianto yang juga politikus PDIP itu mengatakan, pihaknya mengukur diri dengan kemampuan para atlet catur Indonesia saat ini.

    "Tentunya, harus disesuaikan dengan kemampuan para pecatur Indonesia untuk menggelar kejuaraan level dunia," ungkapnya.

    Sejalan untuk capaian prestasi dalam waktu dekat Percasi akan mengirimkan 10 pecatur terbaik untuk mengikuti Turnamen Aeroflot Open 2020 di Moskow, Rusia yang dijadwalkan akan berlangsung 10 Februari mendatang.

    Dalam Malam Penghargaan itu, PB. Percasi memberikan apresiasi kepada 15 pecatur yang berprestasi di tahun 2019. Mereka di antaranya GM Susanto Megaranto dan GMW Medina Warda Aulia peraih medali emas catur kilat SEA Games 2019 Filipina. Kemudian WFM Ummi Fisabilillah yang merebut perak catur cepat putri SEA Games dan juara katagori putri Turnamen Eastern Asia 2019 di Batangas, Filipina.

    Selain para pecatur berprestasi, Percasi juga memberikan penghargaan untuk badan usaha yang berkontribusi bagi pembinaan catur, yaitu Eka Tama Group, Japfa Comfeed, dan United Tractor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.