Anthony Joshua Dipaksa Copot Gelar Juara

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annthony Joshua memamerkan sabuk juara kelas berat dunia yang dikuasainya saat jumpa media menjelang laga tinju dunia kontra Andy Ruiz Jr, yang digelar di Madison Square Garden, New York pada Sabtu 1 Juni 2019. (Boxing Scene/Mark Robinson)

    Annthony Joshua memamerkan sabuk juara kelas berat dunia yang dikuasainya saat jumpa media menjelang laga tinju dunia kontra Andy Ruiz Jr, yang digelar di Madison Square Garden, New York pada Sabtu 1 Juni 2019. (Boxing Scene/Mark Robinson)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju kelas berat dunia, Anthony Joshua, bisa dipaksa melepas salah satu sabuk gelar juaranya pada tahun ini. Dua duel mandatori (wajib) harus dia lakoni, yakni melawan Kubrat Pulev dan Oleksandr Usyk.

    Pulev merupakan penantang utama dari divisi IBF. Sedangkan Usyk adalah lawan wajib Joshua dari divisi WBO. Kedua organisasi tinju tersebut menuntut Joshua wajib meladeni Pulev yang dijadwalkan berjalan pada April dan Usyk yang mesti digelar sebelum Juni.

    Singkatnya waktu pertandingan membuat Joshua tidak bisa berbuat banyak bila salah satu gelarnya akhirnya terlepas. Petinju yang akrab disapa AJ ini menyebut rencana itu sebagai 'politik tinju yang menjengkelkan'.

    "Saya membencinya. Karena saya harus mempertahankan gelar juara ini selama bertahun-tahun," sebut Joshua.

    Petinju kelahiran Watford, Inggris ini menyatakan ada hal-hal yang tidak bisa dikendalikan olehnya. Namun bila harus kehilangan salah satu sabuk gelar juara, ia menegaskan, maka akan segera merebutnya kembali.

    Anthony Joshua baru saja mendapatkan kembali empat gelar juaranya dari Andy Ruiz Jr. Ia mengalahkan Ruiz dalam rematch dan mengumpulkan lagi sabuk gelar juara empat divisi, yakni IBO, WBA, IBF, WBO.

    DAILY MAIL | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.