Bidik Tiket Olimpiade 2020, Renang Siapkan Lima Atlet Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa melaju dalam final renang 50 meter gaya punggung putra SEA Games XXIX di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 21 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa melaju dalam final renang 50 meter gaya punggung putra SEA Games XXIX di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 21 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menyiapkan lima atlet untuk bisa meraih tiket ke Olimpiade 2020 Tokyo. Kelima atlet itu diyakini bisa mendapatkan catatan waktu yang masuk kategori limit A untuk tampil di Olimpiade.

    "Ada lima atlet yang punya peluang kalau kami lihat hasil evaluasinya," kata Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo saat dihubungi Tempo, Jumat, 3 Januari 2020.

    Harlin menyebutkan lima atlet renang itu adalah I Gede Siman Sudartawa, Triady Fauzi Sidiq, Aflah Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas, dan Azzahra Permatahani.

    Ia mengatakan, kalau limit A itu langsung bisa meraih tiket tampil di Olimpiade. Sedangkan, dia melanjutkan, limit B masuk daftar tunggu untuk mendapatkan kuota. "Mengejar limir A memang lumayan berat," ujarnya.

    Halin menjelaskan ajang kualifikasi paling dekat yang akan diikuti kelima atlet renang itu adalah Kejuaraan Singapura Open pada Maret 2020. Menurut dia, turnamen itu menjadi kesempatan pertama bagi kelima atlet untuk mendapatkan catatan waktu yang masuk kategori limit A. "Di sana banyak perenang top Asia yang ikut," ujarnya.

    Selanjutnya, Harlin mengatakan PRSI berencana mengirim mereka menjalani pemusatan latihan di luar negeri. Negara yang memiliki banyak kejuaraan dengan berstatus kualifikasi Olimpiade yang akan menjadi lokasi latihan. "Bisa ke Jepang, Hongkong, mungkin Australia. Kami coba ikut pertandingan di sana," ujarnya.

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Wisnu Wardhana, mengatakan belum melakukan evaluasi menyeluruh untuk pencapaian atlet renang Indonesia di SEA Games 2019. Dalam waktu dekat, kata dia, evaluasi akan mencapai 100 persen sebagai bahan mempersiapkan pelatnas untuk Olimpiade 2020. "Masih ada lagi evaluasi tahap final minggu depan," kata dia.

    Secara garis besar, Wisnu mengatakan, mental dan motivasi atlet perlu ditingkat lagi dalam kejuaraan besar. Faktor lain, kata dia, yakni regenerasi harus menjadi pertimbangan ketika tampil di ajang internasional.

    "Kami juga tekankan ketika ada multievent atau bertanding atas nama Indonesia, kita betul-betul berjuang sebaik mungkin," ujarnya.

    Pada SEA Games 2019, tim renang Indonesia hanya bisa meraih satu medali emas melalui Siman Sudartawa di nomor gaya punggung 50 meter putra. Sementara tiga nomor lainnya yang sebelumnya ditargetkan emas gagal terealisasi. Tiga nomor itu adalah gaya punggung 200 meter putra dan perairan terbuka 10 km putra, serta gaya punggung 100 meter putri.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.