Reli Dakar: Stephane Peterhansel Raih Kemenangan Pertama

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil dari tim X-Raid Mini JCW yang dikendarai oleh Stephane Peterhansel dan David Castera ikuti berlaga dalam stage pertama Reli Dakar 2019, 7 Januari 2019. Dalam stage pertama, para pembalap berkendara sejauh 84 Km. REUTERS/Carlos Jasso

    Mobil dari tim X-Raid Mini JCW yang dikendarai oleh Stephane Peterhansel dan David Castera ikuti berlaga dalam stage pertama Reli Dakar 2019, 7 Januari 2019. Dalam stage pertama, para pembalap berkendara sejauh 84 Km. REUTERS/Carlos Jasso

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara Dakar 13 kali Stephane Peterhansel meraih kemenangan pertamanya pada Reli Dakar 2020 setelah membawa mobil Mininya finis pertama pada etape IV yang menempuh rute Neom ke Al Ula, Arab Saudi, Rabu.

    Pembalap asal Prancis itu menyelesaikan Special Stage sejauh 453km hari itu dalam waktu empat jam empat menit 34 detik. Juara bertahan Nasser Al-Attiyah dengan Toyota Hiluxnya finis kedua dengan selisih dua menit 26 detik, demikian laman resmi Dakar.

    Rekan satu tim Peterhansel, Carlos Sains finis ketiga untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara, unggul tiga menit tiga detik dari Al-Attiyah yang membayangi pada peringkat dua.

    Pada etape-etape sebelumnya, Peterhansel yang dijuluki "Mister Dakar" kesulitan memahami co-drivernya Paulo Fiuza yang membaca navigasi dengan bahasa Inggris serta mengalami kerusakan pada kemudi. Hasil positif hari ini membuat Peterhansel mengatrol posisinya ke peringkat tiga klasemen meski terpaut 11 menit 42 detik dari Sainz.

    "Lega rasanya setelah semua masalah dalam hari-hari pertama itu, meski kami mendapati satu ban bocor dan tersesat sekali," kata Peterhansel.

    Pembalap berusia 54 tahun itu terkesan dengan debut dakar di Arab Saudi, setelah satu dekade terakhir digelar di Amerika Selatan.

    "Dakar yang baru ini brilian, punya semuanya: lanskap yang luar biasa, navigasi yang sulit serta kesulitan yang cukup untuk membuat pilihan," kata dia.

    Al-Attiyah mengaku berusaha tampil menyerang menjelang finis namun terbukti etape kali ini tak mudah.

    "Aku senang karena besok kelihatannya akan ada gunung pasir di rute yang dilewati. Kami hari ini berhati-hati," kata pembalap asal Qatar itu.

    "Aku senang karena kami tidak mengalami bocor ban. Mathieu (co-driver) melakukan tugasnya dengan baik, kami berusaha menjaga mobil kami karena jalan masih panjang di depan. Ini Dakar yang berat, aku mengubah gaya mengemudiku untuk bermain aman kapan pun diperlukan,” kata Al-Attiyah.

    Juara dunia Formula 1 dua kali Fernando Alonso tak menunjukkan kecakapan yang membawanya finis keempat pada etape sebelumnya. Pebalap Spanyol itu kehilangan banyak waktu hari ini sehingga finis ke-13, 26 menit 21 detik dari juara etape.

    Etape Reli Dakar selanjutnya akan start dari Al Ula sampai finis di Ha'il dengan Special Stage sejauh 353 km dari total jarak 564 km.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.