Holyfield: Era Emas Petinju AS di Beijing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing: Mantan juara dunia tinju kelas superberat Evander Holyfield asal Amerika Serikat, yakin negerinya akan memboyong setidaknya tiga medali emas pada Olimpiade Beijing 2008 mendatang. Harapan itu muncul guna menyudahi paceklik medali emas bagi AS pasca dua olimpiade terdahulu.Publik Uwak Sam telanjur mengenal jago-jago mereka di masa silam, semodel Muhammad Ali, George Foreman dan Oscar de la Hoya, yang mencatat rekor memenangkan 48 medali emas di pelbagai kejuaraan tinju amatir dunia. Runtuhnya dominasi AS dalam beberapa tahun terakhir di panggung tinju amatir dunia pun seperti berimbas pada pudarnya reputasi AS di kancah olah raga adu jotos profesional. "Saya berharap mereka memenangkan minimal tiga medali emas di olimpiade ini. Saya yakin sekali, ujar Holyfield, pemegang medali perunggu Olimpiade 1984 Los Angeles Games."Kualitas mereka sekarang lebih baik. Mereka tampil di sini sebagai juara dunia, kata Holyfield, Minggu (3/8), saat tiba di Beijing untuk menghadiri pembukaan Olimpiade yang akan dibuka secara resmi pada Jumat mendatang. "Mereka penuh motivasi dan akan bermain sebaik-baiknya. Mereka tahu pertandingan nanti tidak akan mudah." Harapan publik tinju Amerika bertumpu pada petinju kelas berat Deontay Wilder dan juara dunia Rau'shee Warren, serta Demetrius Andrade. Ketiganya difavoritkan akan mampu merebut medali emas. Sayangnya, Holyfield tidak menyebutkan apakah kehadirannya di Beijing dalam kapasitasnya sebagai ofisial tim ataup sekadar menjadi penonton semata. Bobby Chandra/Reuters/Guardian

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.