Indonesia Masters 2020, Praveen / Melati Gagal ke Semifinal

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti meluapkan kegembiraan seusai mengalahkan ganda campuran China Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong pada laga final French Open 2019 di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Perancis,  Minggu, 27 Oktober 2019. ANTARA/Nafielah - Humas PP PBSI

    Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti meluapkan kegembiraan seusai mengalahkan ganda campuran China Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong pada laga final French Open 2019 di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Perancis, Minggu, 27 Oktober 2019. ANTARA/Nafielah - Humas PP PBSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah di babak perempat final kejuaraan Indonesia Masters 2020, Jumat, 17 Januari 2020.

    Pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue lagi-lagi membuat kejutan di ajang Indonesia Masters 2020. Setelah kemarin di babak kedua mengalahkan unggulan keempat, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, kali ini mereka mengalahkan Praveen / Melati, unggulan kelima yang juga andalan tuan rumah, dengan 21-19, 14-21, 21-18. 
     
    Gicquel/Delrue sudah menebar ancaman sejak game pertama. Mereka berhasil merebut game pertama dengan kemenangan tipis dari Praveen/Melati. Di game terakhir, Praveen/Melati banyak membuat kesalahan sendiri. Gicquel/Delrue pun tampil cukup baik, sambaran-sambaran mereka seringkali merepotkan Praveen/Melati.
     
    "Game terakhir disayangkan, padahal di awal kami memimpin jauh. Waktu poin 11 banyak bola mati sendiri, di poin 11-20 finishing-nya, mati sendiri di bola gampang, di poin kritis," ungkap Melati setelah pertandingan di Istora senayan, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020.
     
    "Lawan kan bukan unggulan, mereka main nothing to lose, yang penting mereka fight saja, padahal rangking berapa? Mereka main nggak ada beban, sedangkan kami main di kandang sendiri dan statusnya unggulan," ujar Praveen. 
     
    "Kalau soal kelebihan lawan, pemain Eropa itu main strategi saja, kalau teknik hampir merata," kata Praveen. 
     
    Usai mengikuti turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2020, Praveen/Melati akan fokus ke turnamen All England 2020 yang akan dilangsungkan pada Maret mendatang. 
     
    "Tahun ini kami goal-nya di All England dan Olimpiade. Tapi kami banyak dapat pelajaran di Malaysia Masters dan Indonesia Masters," ucap Praveen. 

    Hasil dan Jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Indonesia Masters 2020:

    - Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviati vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis): kalah 19-21, 21-14, 18-21.

    - Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Nami Matyusama/Chiharu Shida (Jepang).
    - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi-lin (Taiwan).
    - Anthony Sinisuka Ginting vs Huang Yu Xiang (Cina).
    - Jonatan Christie vs Anders Antonsen (Denmark).
    - Fajar Alfian/Muhammad Rian vs Kim Astrup/Ander Skaarup Rsmussen (Denmark).
    - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia).

     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.