Kata Menpora Soal Perampungan Venue PON 2020 di Papua

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Zainudin Amali menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin terkait Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021 di Istana Negara,  Jakarta, Jumat sore, 17 Januari 2020. (Foto: Doc. Humas Kemenpora)

    Menpora Zainudin Amali menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin terkait Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Jumat sore, 17 Januari 2020. (Foto: Doc. Humas Kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah optimistis seluruh venue untuk Pekan Olahraga Nasional atau PON 2020 di Papua rampung sebelum jadwal penyelenggaraan. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan kesiapan penyelenggaraan PON pada 20 Oktober hingga 2 November 2020 telah dibahas dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Zainudin menjelaskan venue yang dikerjakan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dijanjikan selesai bulan Maret. Sedangkan venue yang ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperkirakan selesai Juli.

    Menteri kelahiran Gorontalo ini memastikan secara keseluruhan tidak ada kendala yang berarti dalam pembangunan venue PON 2020. "Pak Presiden sudah memastikan itu kepada pemerintah daerah dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)," kata Zainudin ketika ditemui di Kompleks Gedung DPR, Selasa, 21 Januari 2020.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi menagih kesiapan kementerian, lembaga, dan pemerintah Provinsi Papua dalam penyelenggaraan PON 2020 di Papua. "Pada rapat ini saya minta laporan dari kementerian dan kepala lembaga, termasuk wakil gubernur Papua mengenai progress penyiapan infrastruktur yang sudah ada di lapangan," kata Jokowi di kantor presiden di Jakarta, saat memimpin rapat terbatas "Lanjutan Pembahasan Penyelenggaraan PON XX di Papua Tahun 2020", Jumat, 17 Januari 2020.

    Rapat itu dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, para menteri kabinet Indonesia Maju, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kepala lembaga serta Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.

    "Saya ingin sampaikan pesan, bahwa pembangunan infrastruktur pendukung agar dipikirkan agar tak hanya untuk PON saja, tapi pasca-PON bisa dipakai untuk kegiatan yang lain. Jangan sampai sarana prasarana olahraga yang dibangun dengan biaya tidak sedikit justru tidak dimanfaatkan lagi karena tidak terawat," kata Jokowi.

    Jokowi juga meminta ke pemerintah provinsi Papua membuat rencana pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga terutama untuk pembinaan bibit unggul olahraga Papua.

    "Waktunya sudah sangat dekat sekali. Saya ingin menyampaikan bahwa semangat dari penyelenggaraan PON Papua bukan hanya ajang kompetisi olahraga semata tapi yang terpenting juga arena di mana kita bersama memperkuat jalinan persaudaraan, jalinan persatuan, dan solidaritas antardaerah," kata Jokowi menambahkan.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.