Timnas Sepak Bola Putri Australia Waspadai Virus Corona di Wuhan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Klub sepak bola wanita, Matilda melakukan pemanasan. Abc.net.au/AAP/Joel Carrett

    Klub sepak bola wanita, Matilda melakukan pemanasan. Abc.net.au/AAP/Joel Carrett

    TEMPO.CO, JakartaTimnas sepak bola putri Australia yang semula akan berangkat ke Wuhan, Cina, untuk mengikuti ajang kualifikasi Olimpiade 2020, terus mengikuti perkembangan virus corona yang menyebar di kota tersebut.

    Persekutuan sepak bola Australia (FFA) dan pelatih timnas sepak bola putri Australia, Ante Milicic, cemas mengamati perkembang kasus tersebut. Namun, Milic percaya para pihak yang membuat keputusan tidak akan membahayakan kesehatan dan keamanan para pemain.

    “Saya percaya pada mereka yang akan membuat keputusan. Kami di sini hanya bisa fokus dari sisi sepak bolanya saja, karena hanya itu saja yang bisa saya kendalikan,” ujar Milic, seperti dikutip dari ABC.

    Pelatih Matildas, Ante Milicic. Liondartois - Own work, CC BY-SA 4.0/commons.wikimedia.org

    Wakil kapten timnas Steph Catley sependapat dengan pelatihnya. “Mereka (pihak yang berwenang) akan terus mengawasi masalah itu dan saya yakin kalau keadaan bertambah parah jelas nyawa yang diutamakan. Namun, jika kami sudah di sana dan aman, maka kami fokus kepada sepak bola,” kata Catley seperti dikutip dari ABC.

    Pemain sepak bola 25 tahun ini sudah memperkuat tim nasional putri Australia sejak 2012. Ia kerap bermain di lini pertahanan.

    Catley juga berulang kali tampil membela negaranya di berbagai kejuaraan. Ia pun terpilih menjadi wakil kapten timnas untuk Piala Dunia Putri 2019 dan kini untuk Olimpiade 2020.

    Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt menegaskan bahwa timnas putri akan terus mengikuti instruksi dari Pemerintah Australia dan saran dari pihak medis. "Jika keadaan berubah, nomor satu itu adalah kesehatan dan keamanan semua pemain," ujarnya.

    Menurut BBC, Komite Olimpiade Internasional sudah memutuskan bahwa semua ajang kualifikasi di Wuhan akan dibatalkan dan dipindahkan. Untuk sepak bola putri, ajang kualifikasi dipindahkan dari Wuhan ke Nanjing.

    Tim sepak bola putri Australia terakhir kali tampil di Olimpiade 2016. Ketika itu, mereka tersingkir setelah kalah dari tuan rumah Brasil lewat adu penalti. Menurut Catley, timnya masih menyimpan kenangan pahit itu dan mereka bertekad akan berjuang kembali di Olimpiade Tokyo nanti.

    “Jelas ini turnamen yang sama dan perasaan itu kembali ketika mengenang ajang Olimpiade dan seberapa mengecewakan peristiwa itu. Kejadiannya sudah lama, maka banyak yang sudah berubah, namun perasaannya masih ada,” ia menjelaskan kepada ABC.

    Timnas sepak bola putri Australia semula dijadwalkan berangkat ke Wuhan pekan depan untuk tiga pertandingan, yakni lawan Taiwan, Thailand dan Cina.

    ABC | BBC | BILLY ADISON ADITIJANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.