Olimpiade 2020, Usulan Anggaran Tim Indonesia Belum Ada

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan Toyota Motor Corp menampilkan robot maskot Tokyo 2020 Miraitowa dan Someity yang akan digunakan untuk mendukung Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020, di Tokyo, Jepang 18 Juli 2019. Someity diambil dari nama salah satu jenis bunga sakura, someiyoshino. Selain itu, Someity juga terdengar seperti kalimat bahasa Inggris

    Seorang karyawan Toyota Motor Corp menampilkan robot maskot Tokyo 2020 Miraitowa dan Someity yang akan digunakan untuk mendukung Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020, di Tokyo, Jepang 18 Juli 2019. Someity diambil dari nama salah satu jenis bunga sakura, someiyoshino. Selain itu, Someity juga terdengar seperti kalimat bahasa Inggris "so mighty" yang berarti sangat kuat. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan, pihaknya belum menerima usulan anggaran bagi kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Olimpiade 2020 Tokyo.

    “Anggaran sudah ada jumlahnya, cuma Pak Rosan usulkan berapa kita belum tahu.” ujar Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis.

    Gatot menuturkan, Kemenpora sebetulnya sudah menentukan anggaran kontingen Indonesia untuk Olimpiade. Namun jumlah tersebut bisa saja berubah disesuaikan dengan usulan anggaran dari Chief de Mission (CdM) Rosan Roeslani.

    "Kalau dulu pas SEA Games kami hanya bersedia Rp 47 miliar. NOC merasa gak cukup, kemudian ada proposal penambahan anggaran. Namun untuk Olimpiade, sejauh ini belum ada," katanya.

    “Kami sedang menyusun MoU dengan cabor-cabor yang mengajukan proposal. Meskipun belum bisa semua, baru beberapa atlet sih yang positif ke Olimpiade,” ujarnya menjelaskan.

    Gatot menegaskan, Kemenpora tidak akan sembarangan mengucurkan anggaran kepada cabang olahraga. Pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dulu pada atlet yang posisinya masih belum aman dan harus mengikuti beberapa kejuaraan kualifikasi.

    “Kami utamakan yang (lolos) Olimpiade. Baru beberapa cabor, karena mereka juga atletnya belum aman,

    “Yang masih kualifikasi sedang kita verifikasi supaya tidak salah sasaran,” katanya.

    Sementara sebelumnya, Rosan selaku Ketua Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 memastikan bahwa penyusunan anggaran dapat selesai dan diserahkan kepada Kemenpora pada akhir Januari ini.

    “Bulan Januari ini akan selesai pembentukan tim dan anggaran,” kata Rosan beberapa waktu lalu.

    Hingga kini, baru empat atlet yang dipastikan lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo. Mereka adalah Lalu Muhammad Zohri dari cabang atletik, Vidya Rafika dari cabang menembak, dan dua atlet dari cabang panahan nomor recurve putra dan putri.

    Sementara beberapa cabang olahraga lain seperti bulu tangkis, angkat besi, dan bala sepeda masih harus berjuang mendongkrak poin pada beberapa kejuaraan kualifikasi Olimpiade 2020 yang masih akan berlangsung hingga April mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.