Rumor Mercedes Bakal Hengkang dari Formula 1 Dibantah

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas berselebrasi setelah memenangkan balapan Formula Satu F1 - Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Jepang, Ahad, 13 Oktober 2019. Balapan ini sempat terganggu dengan kehadiran Topan Hagibis. REUTERS/Kim Hong Ji

    Pembalap Mercedes, Valtteri Bottas berselebrasi setelah memenangkan balapan Formula Satu F1 - Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Jepang, Ahad, 13 Oktober 2019. Balapan ini sempat terganggu dengan kehadiran Topan Hagibis. REUTERS/Kim Hong Ji

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim juara dunia Mercedes belum akan hengkang dari Formula 1, ungkap Chief Executive Daimler Ola Kaellenius di Berlin, Jerman, Rabu.

    Majalan Autocar dan media daring racefans.net sebelumnya melaporkan bahwa keputusan Mercedes apakah akan tetap menjadi konstruktor di F1 akan dibahas dalam rapat dewan direksi dari perusahaan induk Daimler pada 12 Februari mendatang.

    "Itu tidak benar," kata Kaellenius di sela-sela pertemuan tahunan German Auto Industry di Berlin ketika ditanya apakah Mercedes akan meninggalkan olahraga balap yang dimiliki oleh Liberty Media itu.

    Mercedes telah memenangi enam gelar konstruktor dan juara dunia pembalap, dengan Lewis Hamilton yang sedang mengincar gelar ketujuhnya tahun ini.

    Sedangkan spekulasi media menyebut Hamilton bisa pindah ke Ferrari setelah tim asal Italia itu menemui sang pebalap asal Britania itu tahun lalu.

    Kontrak komersial antara tim dan Formula 1 akan selesai akhir tahun ini dan persetujuan baru harus dicapai. Sementara Mercedes juga turun di balapan mobil elektrik Formula E dan Daimler juga melakukan investasi besar di kendaraan listrik.

    Autocar mengutip narasumbernya yang memiliki posisi tinggi jika keputusan untuk meninggalkan F1 sedang menjadi perhatian utama di Stuttgart, markas Mercedes.

    Sedangkan Mercedes akan tetap menjadi pemasok power unit, setelah McLaren memutuskan beralih dari Renault dan menggunakan dapur pacu pabrikan asal Jerman itu tahun depan.

    Kepala tim Toto Wolff juga merupakan salah satu pemegang saham di Mercedes F1, namun masa depannya juga belum jelas. Mantan pembalap asal Austria itu mengatakan pada November jika Mercedes kemungkinan tetap bertahan setelah tahun 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.