Dewan Balikpapan Laporkan Korupsi Tenis PON

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Balikpapan:DPRD Balikpapan Kalimantan Timur telah melaporkan dugaan korupsi pembangunan lapangan tenis Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- 13 yang menghabiskan Rp 117 miliar. Laporan itu dimasukkan kepada penyelidik kejaksaan serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Sudah lama, sekitar sebulan saya laporkan," kata Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanuddin Solong, Senin (11/8).Pembangunan lapangan tenis PON menelan anggaran hingga Rp 117 miliar. Di awal pembangunan Pemerintah Kota Balikpapan mengucurkan anggaran Rp 62 miliar yang disusul alokasi kedua yang mencapai Rp 55 miliar."Dana siluman kedua ini yang kami pertanyakan kepada eksekutif. Ada dugaan pelanggaran disini," ujar Burhanuddin.Indikasi pelanggaran, kata Burhanuddin juga tercermin pada proses pembangunan lapangan tenis yang terburu-buru. Kontraktor pengerjaan sampai sekarang ini baru menyelesaikan 80 persen dari keseluruhan proses pembangunan lapangan tenis Balikpapan."Lihat saja pembangunan lapangan tenis yang sampai sekarang belum selesai," ungkapnya.SG Wibisono

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.