Seri IV IBL, BPD Bima Perkasa Lebih Optimis setelah Evaluasi

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket BPD DIY Bima Perkasa, David Atkinson (tengah) . Antara

    Pebasket BPD DIY Bima Perkasa, David Atkinson (tengah) . Antara

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelatih klub basket BPD DIY Bima Perkasa (BP) Jogja, Raoul Miguel Hadinoto menyatakan telah mengevaluasi kondisi internal timnya guna menyongsong kompetisi tertinggi kejuaraan basket seri IV IBL 2020.

    "Kami telah melakukan evaluasi besar pada seri II dan III, dan terdapat beberapa kesalahan yang disebabkan pemain kurang konsentrasi sehingga mempengaruhi laga yang dijalani," ujar pelatih yang akrab disapa Coach Ebos itu di sela coaching clinic di Universitas Kristen Dutya Wacana (UKDW) Yogya Selasa 4 Februari 2020.

    Ebos menjelaskan pihaknya telah melihat video laga yang dijalani anak asuhnya saat menjalani seri II dan III. Hasilnya sangat terlihat, ada beberapa kali momen pemain Bima Perkasa seperti tiba-tiba hilang konsentrasinya. Terutama saat tengah berupaya mengejar ketertinggalan angka dari lawan.

    "Semoga di seri IV hal itu tak terulang lagi, pemain yang tiba-tiba nge-blank. Kami minta untuk lebih menikmati pertandingan, tidak usah terburu-buru tapi fokus sampai akhir pertandingan mau berjuang," ujarnya. 

    Ebos yakin anak-anak asuhannya bisa memberikan kemampuan terbaik pada Seri IV ini. Yakni melawan melawan Pacific Surabaya, Kamis (6/3), melawan Prawira Bandung, Jumat (7/3) dan Sabtu (8/3) melawan NSH Jakarta.

    "Seri IV kami akan lebih baik. Saya pribadi dan komitmen tim, target kami setiap pertandingan bermain all out dan fight sampai akhir," ujarnya. 

    Klub Bima Perkasa dalam menghadapi Seri IV IBL 2020 ini, kini resmi didukung kampus UKDW Yogyakarta. Kampus yang berada di jantung Kota Yogyakarta tersebut menyatakan akan menyediakan lapangan basket untuk BP Jogja berlatih.

    Rektor UKDW Henry Feriadi berharap dengan adanya kerjasama itu ke depan bisa semakin banyak anak-anak sekolah yang dibina oleh klub dari liga tertinggi basket tanah air itu. Baik itu tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). 

    "Harapan kami juga dari UKM (unit kegiatan mahasiswa) basket ikut berlatih dan belajar. Supaya teknik dan permainan mereka meningkat. Kami ada harapan UKDW paling tidak bisa juara di Liga Basket Mahasiswa (Libama)," katanya. 

    Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Agus Trimurjanto mengatakan kerja sama dengan Bima Perkasa Jogja ini sudah menginjak tahun ketiga.

    Pihaknya pun ingin supaya tim basket kebanggaan warga Yogyakarta bisa berkembang dan berprestasi di tingkat nasional. "Semoga bisa berkembang di tingkat nasional dan lebih baik," katanya. 

    Pihaknya juga terus mendorong kepada generasi muda untuk mengembangkan bakatnya dalam olahraga khususnya basket. Terlebih Yogyakarta salah satu kota yang mempunyai sport tourism. "IBL ada di Jogja. Ini merupakan dukungan kami untuk muda mudi yang mempunyai bakat olahragawan, khususnya basket," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.