Perang Bintang IBL All Star Digelar di Yogya Ahad Besok

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia Patriot berhadapan dengan Satya Wacana Salatiga dalam laga IBL di Yogya, 8 Februari 2020. (iblindonesia.com)

    Timnas Indonesia Patriot berhadapan dengan Satya Wacana Salatiga dalam laga IBL di Yogya, 8 Februari 2020. (iblindonesia.com)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ajang perang bintang yang mempertemukan sejumlah pemain basket profesional pilihan bertajuk IBL Pertamax All Star 2020 bakal dihelat di GOR Amongrogo Yogyakarta Ahad 9 Februari 2020.

    Yogyakarta dipilih sebagai ajang perang bintang itu berdasar tingginya antusiasme pecinta basket yang telah menantikan bintang lapangannya merebut titel Pertamax All Star 2020.

    Ada perbedaan mekanisme IBL Pertamax All Star tahun 2020 ini dibanding perhelatan sebelumnya. Terutama dalam penentuan pemain. Tim All Star kali ini memilih lima pemain berdasarkan vote terbanyak yang dihimpun dari pilihan publik melalui aplikasi MyPertamina.

    Selain itu ada lima pemain yang dipilih langsung pelatih IBL Pertamax All Star.

    Tim All Star yang sudah terbentuk itu bakal bertarung melawan tim Indonesia Patriots yang merupakan skuad timnas basket putra Indonesia yang tengah bersiap menuju kualifikasi FIBA Asia 2021.

    “Voting pemilihan pemain IBL Pertamax All Star sudah dilaksanakan 10-20 Januari lalu, dipilih berdasarkan hasil vote terbanyak," ujar Direktur Utama IBL Junas Miardyarsah di Yogyakarta Jumat 7 Februari 2020.

    Lima pemain yang terpilih berdasar vote terbanyak itu untuk posisi forward ada Daniel Wenas (Louvre Surabaya), posisi Guard  Garry Jacobs Jr (Satria Muda Pertamina) dan Kelly Purwanto (Amartha Hangtuah), posisi Center ada Savond Goodman (Louvre Surabaya) dan Adhi Pratama (Pelita Jaya Bakrie).

    Sedangkan lima pemain pilihan pelatih IBL Pertamax All Star yaitu posisi center ada Galank Gunawan (Louvre Surabaya), posisi Guard ada L. Cotton (Amartha Hangtuah), Nuke Tri Saputra (Bima Perkasa Jogja). dan Respati Ragil (Pelita Jaya Bakrie). Sedang posisi center ada Montreal William (Satya Wacana Salatiga).

    Pelatih Indonesia Patriots, Racjko Toroman mengatakan sejak ikut turun dalam kompetisi IBL musim 2020, skuadnya makin menunjukkan performa yang bisa diandalkan. Meski dia mengakui belum seluruh pemain dalam kondisi prima seratus persen.

    "Apapun, kami tetap persiapkan laga ini karena kami juga butuh menjaga atmosfer pertandingan," ujar Radjko.

    Radjko mengatakan dalam laga ini timnya tidak mengejar hasil akhir pertandingan. "Yang terpenting nanti melihat bagaimana kami bermain, bukan hasil akhirnya," kata Radjko.

    Lebih jauh, ujar Radjo, dari laga ini para pemainnya akan lebih terbangun chemistry-nya satu sama lain.

    Pelatih IBL Pertamax All Star Octovario R Tamtelahitu mengatakan laga ini menjadi kesempatan bagus untuk melihat lebih dekat kemampuan personal dan tim yang berlaga. Selain memberikan hiburan untuk pecinta basket tanah air.

    “Laga ini akan menjadi laga yang sangat kompetitif," ujar Octovarrio.

    Adapun Manager PT Pertamina Mohammad Reza optimis perhelatan di Yogya ini akan mendulang sukses serupa seperti tahun lalu saat laga basket itu digelar di Solo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.