Kento Momota Bakal Absen di All England 2020, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet bulu tangkis Jepang, Kento Momota. Reuters

    Atlet bulu tangkis Jepang, Kento Momota. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia Kento Momota bakal absen dari turnamen tertua All England yang akan berlangsung di Birmingham, Inggris pada 11-15 Maret karena harus rehat setelah menjalani operasi mata.

    Klub tempat Momota bernaung, Nippon Badminton Association, mengumumkan melalui pernyataan tertulisnya bahwa pebulu tangkis asal Jepang itu mengeluh merasa tidak nyaman dengan mata kanannya saat sedang berlatih.

    Setelah diobservasi, dokter menemukan pada bagian soket di mata kanannya terdapat retak. Karena itu, pebulu tangkis berusia 25 tahun ini perlu memulihkan diri lebih lama dan terpaksa harus menepi dari kompetisi hingga tiga bulan ke depan.

    Pelatih kepala bulu tangkis tim nasional Jepang, Park Joo Bong, mengaku terkejut mendengar kabar Momota ternyata belum pulih sepenuhnya dari kecelakaan maut di Malaysia awal tahun 2020 ini.

    "Saya terkejut kali ini. Kami akan melihat kondisinya setelah operasi," kata Park Joo Bong.

    "Kondisi ini tentu saja merupakan suatu masalah. Tapi saya akan memprioritaskan kesembuhannya tanpa harus membuatnya terburu-buru," katanya dikutip dari BWF Badminton.

    Sebelumnya, Momota dikabarkan telah sembuh dari cedera akibat kecelakaan maut di Malaysia pada 13 Januari lalu. Ia bahkan telah kembali berlatih pada 3 Februari.

    Akibat kondisi Momota tersebut, pebulu tangkis Jepang itu kemungkinan absen pada beberapa turnamen kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo yang masih akan berlangsung hingga April mendatang.

    Kendati begitu, secara perolehan poin, Kento Momota tetap dipastikan mendapatkan tiket tampil di Olimpiade 2020. Namun tidak menutup kemungkinan, cedera tersebut bakal menganggu persiapannya jelang perhelatan pesta olahraga terakbar itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.