Lewis Hamilton di Ambang Samai Rekor Michael Schumacher

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaLewis Hamilton merasa dirinya berada pada level yang berbeda jelang musim Formula 1 2020 karena berpeluang menyamai rekor Michael Schumacher menjadi juara dunia tujuh kali.

    Hamilton menghabiskan sebagian waktu liburnya di Amerika Serikat namun pembalap berusia 35 tahun itu telah kembali ke markas Mercedes di Northamptonshire, Inggris tengah, Rabu, 13 Februari 2020.

    "Musim dingin yang luar biasa. Saya banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman," kata Hamilton kepada para fan di media sosial seperti dikutip AFP.

    "Ini mungkin salah satu waktu terbaikku dengan ayahku, dan kedua, latihan ini berbeda dari tahun lalu. Yang saya rasakan, baik secara fisik maupun mental, adalah berada pada level berbeda dibandingkan tahun lalu. Itu sangat positif.

    "Saya tahu kalian mendambakan gelar ketujuh tapi kita harus selangkah demi selangkah. Kami tak tahu di mana posisi kami dibandingkan yang lain, tapi kami harus lebih efisien dalam program tes tahun ini, khususnya karena kami mendapat jatah waktu tes yang berkurang. Kami masih harus banyak berbenah."

    Kontrak Hamilton di Mercedes selesai akhir musim ini dan ia sedang melakukan negosiasi kontrak yang bisa bernilai 60 juta poundsterling per tahun.

    Hamilton akan menjajal mobil baru Mercedes untuk pertama kalinya dalam sesi tes shakedown di trek Sirkuit Silverstone, Jumat , 13 Februari 2020

    Ferrari pernah disebut-sebut ingin menarik Hamilton tapi baru-baru ini mereka menyatakan lebih memilih Sebastian Vettel untuk membalap bersama Charles Leclerc pada 2021.

    Tim dan pembalap akan menjalani tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 19 Februari 2020 sebelum menjalani seri pembuka Grand Prix Formula 1 Australia, yang digelar di Melbourne pada 15 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.