BATC 2020: Tim Putri Indonesia Hadapi Thailand Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis Tunggal Putri Indonesia Ruselli Hartawan mengembalikan shuttle kok ke arah Pebulutangkis Tunggal Putri Kanada Michele Li dalam babak pertama Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020. Ruselli kalah dengan skor 21-14 dan 21-15. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pebulutangkis Tunggal Putri Indonesia Ruselli Hartawan mengembalikan shuttle kok ke arah Pebulutangkis Tunggal Putri Kanada Michele Li dalam babak pertama Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020. Ruselli kalah dengan skor 21-14 dan 21-15. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim putri Indonesia pagi ini, Kamis, 13 Februari 2020, akan berhadapan dengan Thailand, memperebutkan juara Grup Y Kejuaraan Beregu Asia atau BATC 2020 di Manila.

    Dalam pertandingan pertama, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung akan menghadapi Busanan Ongbamrungphan, setelah itu ganda  Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu melawan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, dan di partai ketiga Ruselli Hartawan bertemu Pornpawee Chochuwong.

    Pada partai keempat, pasangan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto bertemu Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong, dan Choirunnisa menutup pertandingan dengan melawan Phittayaporn Chaiwan.

    Thailand dan Indonesia sebelumnya sama-sama mencatat kemenangan 5-0 atas tuan rumah Filipina. Sebenarnya kedua tim sudah memastikan lolos ke babak perempat final dengan kemenangan tersebut.

    Tim putra keluar sebagai juara grup A, setelah mengalahkan Korea 4-1, Rabu malam. Mundurnya Cina dan Hongkong karena wabah virus corona, menyebabkan Grup A dan Grup D putra hanya diikuti dua tim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.