Windy Cantika, Calon Pendamping Lifter Eko di Olimpiade 2020

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berlatih di sela-sela pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Mess Kwini, Jakarta, Selasa, 10 September 2019. Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) menargetkan juara umum pada perhelatan SEA Games 2019 di Manila, FIlipina. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berlatih di sela-sela pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Mess Kwini, Jakarta, Selasa, 10 September 2019. Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) menargetkan juara umum pada perhelatan SEA Games 2019 di Manila, FIlipina. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -  Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisyah ditargetkan bisa mendampingi seniornya, Eko Yuli Irawan di Olimpiade 2020 Tokyo, Juli mendatang.

    "Insya Allah kita bisa mengunci tiket (Olimpiade 2020). Kita lihat perkembangannya nanti sampai April. Kalau Windy sudah oke bisa mengunci tiket," ujar pelatih kepala angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja, Kamis, 13 Februari 2020.

    Harapan itu muncul bukan tanpa alasan, sebab Windy yang merupakan lifter junior itu kerap tampil memukau pada beberapa kejuaraan internasional yang pernah diikutinya.

    Pada SEA Games 2019 di Filipina, Windy yang turun di kelas 49 kg itu sukses menyumbangkan medali emas untuk Merah Putih dengan total angkatan 190 kg.

    Catatan tersebut sekaligus mempertajam rekor dunia remaja atas nama dirinya yang dibukukan di Kejuaraan Dunia Junior dan Remaja Oktober 2019 di Pyongyang, Korea Utara dengan total angkatan 186 kg.

    Kendati begitu, prestasi tersebut lantas tak membuatnya aman lolos kualifikasi Olimpiade 2020. Windy masih harus mengikuti beberapa kejuaraan demi mendongkrak poin tampil di Tokyo.

    Salah satu kejuaraan pra-kualifikasi yang diikuti perempuan 17 tahun itu saat ini adalah Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior 2020 di Taskhkent, Uzbekistan pada 13-19 Februari.

    Pada kejuaraan kualifikasi Olimpiade berkategori gold itu, Windy ditargetkan dapat menyamai hasil pada SEA Games 2019.

    "Karena di SEA Games 2019 kategorinya silver, yang artinya total angkatan 190 kg nilainya 840 poin. Di sini (Uzbekistan) kategorinya gold, nilainya sama, berarti dapat 880 poin," kata Dirdja.

    Adapun kesempatan lain untuk Windy mendongkrak poin, kata Dirdja, adalah beberapa kejuaraan regional di AS yang berlangsung Maret-April.

    Saat ini, Windy masih berada di peringkat ketujuh dunia, dan dia setidaknya harus tembus delapan besar serta tampil konsisten di berbagai kejuaraan demi mendampingi Eko di Olimpiade 2020.

    Sementara Eko Yuli Irawan yang kini berada di peringkat kedua sudah memastikan tiket tampil di Olimpiade 2020 Tokyo setelah berhasil meraih medali emas pada kejuaraan angkat besi Fajr Cup 2020 di Rasht, Iran awal Februari lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.