Ini Alasan Irfan Bachdim dan Aaron Evans Merapat ke PSS Sleman

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSS Sleman, Irfan Bachdim. (instagram/@pssleman)

    Pemain PSS Sleman, Irfan Bachdim. (instagram/@pssleman)

    TEMPO.CO, Yogyakarta: PSS Sleman berhasil mendatangkan beberapa pemain top pada musim transfer jelang kompetisi Liga 1 2020 ini, yaitu Irfan Bachdim dan Aaron Evans.

    Sebut saja seperti mantan pemain belakang Barito Putera asal Australia, Aaron Evans. Tak lama kemudian Super Elang Jawa juga berhasil memenangkan perburuan dari klub lain dengan mendapatkan eks bintang timnas Indonesia yang Irfan Bachdim.

    Masuknya dua pemain bintang itu sempat menghenyakkan pendemen PSS Sleman.

    Bagaimana tidak. Setelah publik dikagetkan dengan penggantian pelatih PSS Sleman dari Seto Nurdiyantoro ke Eduardo Peres, materi pemain PSS mulai tampak berbeda.

    Boleh dibilang musim 2020 ini wajah PSS sedikit lebih bersinar dibanding musim 2019 lalu yang sebagian besar bermaterikan pemain Liga 2.

    CEO PSS Fatih Chabanto tak menampik masuknya pemain seperti Aaron dan Bachdim karena pengaruh investor baru yang membeli saham mayoritas PSS awal Februari 2020 ini.

    Saham mayoritas milik pengusaha perhotelan dan mall Yogya Soekeno sebesar 70 persen itu sudah dibeli pihak mengatasnamakan PT. Palladium Pratama Cemerlang yang berbasis di Jakarta Selatan.

    Bek anyar PSS Sleman Aaron Evans menemui pewarta usai berlatih di Lapangan B Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Evans direkrut pada akhir Januari 2020 dengan durasi kontrak satu tahun. Foto: ANTARA/Michael Siahaan

    "Kedatangan Aaron Evans dan Irfan Bachdim itu salah satu bukti komitmen investor baru yang ingin memajukan PSS Sleman," ujar Fatih.

    Namun Fatih menolak jika pengaruh investor dalam mendatangkan dua pemain itu sebagai bentuk intervensi pada skuad yang kini ditangani Eduardo Perez itu. Namun sebagai komitmen memperbaiki kualitas PSS mengarungi Liga 1 2020.

    "Investor baru PSS ini cukup berpengalaman di dunia sepakbola," ujar Fatih yang enggan mengungkap sosok sebenarnya investor dibalik perusahaan PT. Palladium Pratama Cemerlang itu.

    Fatih menuturkan dalam waktu dekat, investor baru PSS ini akan mengenalkan dirinya.

    "Yang jelas, sebelum musim kompetisi 2020 bergulir investor baru ini akan kulon nuwun dulu ke warga Sleman, khususnya pecinta PSS," katanya.

    Bek asal Australia, Aaron Evans, sebelumnya mengungkap berlabuh ke PSS Sleman karena mendengar bahwa pelatih PSS Liga 1 Indonesia 2019 Seto Nurdiyantoro dan juru taktik baru PSS musim 2020 Eduardo Peres tertarik dengan kemampuannya. Hal itu yang membuat eks pemain PSM Makasar merasa dibutuhkan oleh tim Super Elang Jawa.

    Adapun Irfan Bachdim mengatakan berlabuh ke PSS dan meninggalkan Bali United karena sudah sering dibangkucadangkan. Irfan juga mengenal dan merasa percaya dengan visi pelatih anyar PSS Eduardo Peres.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.