Pengerjaan Trek Formula E Jakarta Dituntaskan H-10 Sebelum Lomba

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambaran sirkuit Formula E di kawasan Monumen Nasional ditampilkan saat media briefing oleh PT Jakarta Propertindo di Hotel Novotel, Jakarta Pusat pada Jumat, 14 Januari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Gambaran sirkuit Formula E di kawasan Monumen Nasional ditampilkan saat media briefing oleh PT Jakarta Propertindo di Hotel Novotel, Jakarta Pusat pada Jumat, 14 Januari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang terafiliasi dengan Federation International Auotmotive (FIA) yang menjadi regulator ajang Formula E mengatakan finalisasi rute balapan mobil listrik itu akan dilakukan pada saat H-10 ajang bertaraf itu berlangsung di Jakarta.

    Hal itu diungkapkan oleh Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa dalam acara Media Briefing bersama Jakpro dan FIA Formula E terkait keterbaruan informasi ajang bertaraf internasional itu di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.

    "Pada awal tahun ini kita sudah kirim desain ke FIA. Mereka juga sudah kirimkan surveyor tiga minggu yang lalu untuk mengecek kapasitas sirkuit. Nanti tim surveyor akan datang lagi 10 hari sebelum balapan, untuk mengecek benar ga lokasi-lokasi fasilitasnya. Sudah tepat tidak penempatan barriernya," kata Sadikin.

    Para surveyor dari FIA itu nantinya memastikan jalur tersebut sudah sesuai dengan standar ajang balap internasional melalui homologasi atau sejenis sertifikasi kelayakan.

    "Sebenarnya pengecekan ulang jika itu sirkuit permanen tidak diperlukan. Namun karena ini sirkuit yang ada di jalan atau street circuit maka perlu dilakukan finalisasi pengecekan apakah aman digunakan untuk balapan," ujar pria yang akrab dipanggil Ikin itu.

    Sadikin menambahkan nantinya jika lolos dari proses homologasi lintasan Formula E di Monas akan setara dengan grade tiga.

    Bagi Sadikin, adanya Formula E di Ibu Kota dapat membangkitkan kejayaan Monas sebagai lokasi balapan kendaraan yang sudah tertidur selama 22 tahun.

    "Monas kembali jadi ada acara auto sport bukan lagi di level nasional tapi saat ini kejuaraan dunia. Buat industri kami di Indonesia setelah absen 22 tahun ini adalah sejarah baru yang dapat membawa harum nama Indonesia," ujar Sadikin.

    Pengerjaan infrastruktur untuk Formula E pun dipastikan oleh pihak penyelenggara yaitu Jakarta Propertindo dapat rampung dalam kurun waktu tiga bulan.

    Untuk menghadirkan ajang balap ramah lingkungan itu, Pemprov DKI menggelontorkan dana sebesar Rp 1,16 triliun dan memastikan penyelenggaraannya di tanggal 6 Juni 2020 di ikon Ibu Kota Jakarta, Monas.

    Sebanyak 12 tim dan 24 pembalap dipastikan bergabung dalam ajang Formula E Jakarta yang menggunakan Jalan Medan Merdeka Selatan sebagai rute terpanjangnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.