Dampak Virus Corona, Kejuaraan Balap Sepeda Asia Ditunda

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan saat melintasi kawasan Mandeh dalam etape sembilan Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Ahad, 10 November 2019. Muhammad Zawawi dari Sapura Cycling Team (Malaysia) berhasil menjadi juara pertama dengan catatan waktu 2 Jam 44 menit 38 detik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan saat melintasi kawasan Mandeh dalam etape sembilan Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Ahad, 10 November 2019. Muhammad Zawawi dari Sapura Cycling Team (Malaysia) berhasil menjadi juara pertama dengan catatan waktu 2 Jam 44 menit 38 detik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Konfederasi Balap Sepada Asia (ACC) memutuskan untuk menunda Kejuaraan Balap Sepeda Jalan Raya Asia 2020 yang dijadwalkan 17-22 Maret di Kuala Lumpur hingga waktu yang belum ditentukan terkait kekhawatiran penyebaran wabah virus corona atau COVID-19.

    Selain itu, Kongres ACC dan Rapat Komite Manajemen yang dijadwalkan akan diadakan di sela kejuaraan tersebut juga ditunda.

    Bendahara ACC, Amarjit Singh Gill dari Malaysia yang menghadiri pertemuan komite manajemen ACC di Dubai pada 15 Februari 2020, mengonfirmasikan penundaan itu, Senin, 17 Februari 2020.

    "ACC, setelah menerima umpan balik dan saran dari berbagai pihak, memutuskan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan semua peserta dan pejabat yang datang dari seluruh Asia, kejuaraan tingkat benua ini harus ditunda," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip kantor berita Bernama.

    Ini, katanya, sejalan dengan upaya global untuk membendung penyebaran virus.

    "ACC memperhatikan perlindungan bagi semua peserta dari risiko terinfeksi COVID-19 dan menghindari penyebaran virus itu ke negara lain," kata Amarjit, yang juga wakil presiden Federasi Balap Sepeda Nasional Malaysia (MNCF).

    "Kami berharap situasi berkaitan dengan COVID-19 mulai normal kembali segera, sehingga kami dapat mulai menetapkan tanggal baru untuk kongres dan kejuaraan yang akan diadakan sebelum Olimpiade 2020 di Tokyo," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.