Menpora Bentuk Timnas Hadapi Piala Dunia Basket 2023

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket putra Indonesia Jamarr Andre Johnson (atas) melakukan lay-up melewati dua pebaket putra Timor Leste Joao De Araujo Soares (kiri) saat pertandingan babak kualifikasi bola basket 18th Asian Games Invitation Tournament di Hall Basket Senayan, Jakarta, 8 Februari 2018. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    Pebasket putra Indonesia Jamarr Andre Johnson (atas) melakukan lay-up melewati dua pebaket putra Timor Leste Joao De Araujo Soares (kiri) saat pertandingan babak kualifikasi bola basket 18th Asian Games Invitation Tournament di Hall Basket Senayan, Jakarta, 8 Februari 2018. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga  Zainudin Amali mengatakan akan segera membentuk tim nasional bola basket yang akan mengikuti Piala Dunia Basket 2023.

    “Tentu kita tidak mau hanya sebagai tuan rumah saja, tetapi juga kita menginginkan timnas kita harus berprestasi,” kata Menpora Zainudin Amali setelah rapat terbatas bertema Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, Selasa.

    Indonesia bersama Filipina dan Jepang aka menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023.

    Persiapan timnas, kata Zainudin, menjadi bahan bahasan dalam rapat tersebut termasuk soal kualifikasinya.

    Menpora juga berharap keterlibatan dari berbagai pihak termasuk Perbasi, NOC, dan semua pihak terkait agar bisa memberikan dukungan bagi suksesnya penyelenggaraan acara tersebut.

    “Jadi kita mau sukses sebagai penyelenggara dan sukses sebagai timnas atau sukses prestasi,” katanya.

    Menpora mengatakan, Presiden ingin agar dalam hajatan besar di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Filipina dan Jepang itu dalam pelaksanannya dikoordinasikan dan disiapkan dengan baik.

    Ia mengatakan, untuk bisa sukses persiapan acara itu memang harus dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

    “Baik untuk kejuaraan tahun 2023 atau persiapan kita hadapi kualifikasi. Tentu hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan kejuaraan yang harus kita siapkan adalah, kita menjadi tuan rumah,” katanya.

    Dan berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana kata dia, harus disiapkan dengan baik termasuk untuk venue pertandingan atau hal-hal lain yang di luar pertandingan, misalnya akomodasi, transportasi, dan berbagai hal lainnya.

    Ketua PP Perbasi Danny Kosasih pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa jika mengacu pada surat yang telah diterima dari FIBA pada Selasa pagi (18/2) maka kualifikasi untuk timnas dianjurkan tetap dilaksanakan pada 20 Februari 2020.

    “Dan pemain naturalisasi memang sampai saat ini belum keluar. Dari kita akan memakai skuat Indonesia semua,” kata Danny.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.