Final Persebaya Vs Persija Digelar di GBT Surabaya, Kamis Lusa

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persija Jakarta Rizki Ramdani Lestaluhu (kiri) berusaha melewati hadangan pesepak bola Persebaya Surabaya Aryn Glen Williams (kanan) dalam lanjutan Liga-1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019. ANTARA

    Pesepak bola Persija Jakarta Rizki Ramdani Lestaluhu (kiri) berusaha melewati hadangan pesepak bola Persebaya Surabaya Aryn Glen Williams (kanan) dalam lanjutan Liga-1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan final Piala Gubernur Jawa Timur 2020 antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Kamis, 20 Februari 2020.

    Persebaya maju ke final setelah mengalahkan Arema FC  4-2 dalam pertandingan semifinal tanpa penonton di Blitar, Selasa, 18 Februari 2020. Sedangkan Persija Jakarta maju ke final dengan menyingkirkan Madura United.

    Keputusan menggelar final di Gelora Bung Tomo itu dimuat dalam surat PSSI Jawa Timur, tertanggal 16 Februari 2020, yang ditandatangani sekretaris Amir Burhannudin.

    "Dengan ini disampaikan bahwa apabila Persebaya Surabaya lolos ke Babak Final, maka pertandingan dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Tanggal 20 Februari 2020 Pukul 19.00 WIB," demikian isi surat PSSI Jatim.

    Disebutkan pula, kepanitiaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Klub Persebaya Surabaya. "Kewajiban panpel adalah mengurus segala hal agar pertandingan dapat terlaksana sesuai regulasi dan berjalan baik terutama kewajiban mengurus izin penggunaan Stadion serta mengurus izin keramaian."

    Pertandingan Persebaya dan Persija diperkirakan akan menyedot pendukung fanatik kedua tim. Selama ini pendukung Persebaya Bonek Surabaya dan pendukung Persija Jakmania tidak pernah akur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.