Atletico 1-Liverpool 0, Van Dijk: Kami Masih Punya 90 Menit

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya pemain Liverpool, Virgil van Dijk saat berselebrasi usai menjebol gawang Brighton & Hove Albion dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, 30 November 2019. Liverpool mampu mengatasi tamunya Brighton & Hove Albion 2-1 meski hanya bermain dengan 10 orang dalam laga Liga Inggris pekan ke-14. REUTERS

    Gaya pemain Liverpool, Virgil van Dijk saat berselebrasi usai menjebol gawang Brighton & Hove Albion dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, 30 November 2019. Liverpool mampu mengatasi tamunya Brighton & Hove Albion 2-1 meski hanya bermain dengan 10 orang dalam laga Liga Inggris pekan ke-14. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek Liverpool Virgil van Dijk menegaskan kekalahan dari Atletico Madrid 0-1 di leg pertama babak delapan besar tidak berarti menutup peluang The Reds mempertahankan gelar juara Liga Champions.

    Tim La Liga itu unggul 1-0 di leg pertama di Estadio Metropolitano pada Selasa malam, 18 Februari 2020, melalui gol menit keempat Saul Niguez.

    The Reds menguasai bola 72,5 persen, tetapi tidak dapat memanfaatkan dominasi itu menjadi peluang. Namun van Dijk optimistis, Liverpool akan membalas kekalahan di Liga Champions itu di Anfield tiga minggu mendatang.

    "Kami tahu ini akan menjadi pertarungan yang pantas malam ini, terutama di sini di kandang mereka bersama para penggemar di belakang mereka," kata van Dijk kepada BT Sport pasca-pertandingan.

    Menurut dia, gol dari tendangan sudut itu mengandung keberuntungan bagi tim Atletico Madrid “Kami menguasai sebagian besar permainan, tetapi, sayangnya, kami tidak bisa menciptakan peluang besar. Tapi kami masih punya 90 menit lagi untuk membalas kekalahan dan kami harus tetap penuh percaya diri,” katanya.

    LIVERPOOLFC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.