Cina Marah Akibat Cuitan Soal Hongkong, NBA Rugi Jutaan Dolar

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bintang basket NBA, LeBron James melatih sejumlah anak-anak saat menggelar coaching clinic di Hong Kong, Cina, 23 Juli 2014. (AP Photo)

    Bintang basket NBA, LeBron James melatih sejumlah anak-anak saat menggelar coaching clinic di Hong Kong, Cina, 23 Juli 2014. (AP Photo)

    TEMPO.CO, JakartaNBA bakal kehilangan ratusan juta dolar karena adanya perselisihan dengan Cina terkait cuitan manajer umum Houston Rockets Daryl Morey di Twitter yang mendukung para demonstran pro-demokrasi Hong Kong, kata Komisioner NBA, Adam Silver.

    Sponsor Cina di NBA memutuskan hubungan sebagai serangan balasan setelah tweet Morey pada Oktober 2019, tepat sebelum dua tim NBA memainkan pertandingan eksibisi pra-musim di Cina.

    Stasiun televisi Pemerintah Cina CCTV juga berhenti menayangkan pertandingan NBA untuk jutaan penggemar bola basket di negara itu.

    "Besarnya kerugian akan mencapai ratusan juta dolar," kata Silver saat konferensi pers di sela-sela All-Star Weekend di Chicago, dilansir dari AFP, Rabu, 19 Februari 2020.

    "Mungkin kurang dari 400 juta dolar AS," katanya. Namun, "ni substansial."

    "Saya tidak ingin lari dari persoalan itu ... Tapi saya tidak punya perasaan bahwa ada masalah permanen pada bisnis kita di sana."

    Komisaris ini berharap CCTV melanjutkan menyiarkan pertandingan NBA tetapi juga tidak memberikan jangka waktu untuk itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.