Tiket Persebaya Vs Persija untuk Bonek, The Jak Tak Diberi Jatah

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua Bonek menggunakan kostum ikan Sura dan buaya saat parade

    Dua Bonek menggunakan kostum ikan Sura dan buaya saat parade "Bela Persebaya" di Surabaya, 26 Desember 2016. Parade dilakukan Bonek dengan berjalan kaki dari Tugu Pahlawan Menuju Balai Kota Surabaya. Tempo/Edwin Fajerial

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia penyelenggara Piala Gubernur Jawa Timur menyiapkan 24 ribu lembar tiket pertandingan final Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis, 20 Februari 2020.

    "Rinciannya 15 ribu tiket ekonomi, 6.000 utama atau VIP dan 3.000 tiket VVIP," ujar Sekretaris PSSI Jawa Timur Amir Burhannudin usai rapat koordinasi di Mapolda Jatim di Surabaya, Rabu, 19 Februari 2020.

    Alokasi tiket, kata dia, hanya diperuntukkan bagi pendukung Persebaya itu dikurangi 20 persen dari kapasitas stadion yang bisa menampung 30 ribu penonton.

    Ia memastikan tiket final ini bisa dibeli mulai sore ini di loket Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Persebaya agar menyampaikan ke suporter.

    Amir juga mengatakan waktu pertandingan antara Persebaya melawan Persija berubah yang semula kick off dilakukan 19.30 WIB, maju menjadi 15.30 WIB.

    Sementara itu, bagi pendukung Persebaya, Bonek Mania, dipersilakan untuk mendukung langsung, sedangan The Jakmania yang merupakan pendukung Persija dilarang datang ke stadion.

    "Suporter Persebaya boleh menonton, dengan catatan tertib menjaga keamanan," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.

    Untuk meminimalisasi kedatangan "The Jack" ke Sidoarjo, pihaknya melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya.

    Namun, lanjut dia, apabila memang suporter Persija yang sudah ada di Jatim, seperti di Malang maka akan difasilitasi dengan nonton bareng laga final Piala Gubernur Jatim 2020. "Nanti kami fasilitasi dengan layar lebar untuk nonton bareng yang ada di kantor kecamatan, Mapolsek dan Makodim," tutur Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.