Pemain Persib Diajak Latihan Panahan, Apa Tujuan Rene Alberts?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Persib berlatih memanah, Rabu, 26 Februari 2020. (persib.co.id)

    Para pemain Persib berlatih memanah, Rabu, 26 Februari 2020. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung menggelar latihan ringan di lapangan atletik Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu pagi, 26 Februari 2020. Pola latihan yang diterapkan pelatih Persib Robert Rene Alberts cukup unik lantaran tidak ada sesi berlari ataupun memainkan bola dalam latihan itu.

    Supardi Nasir dan kawan-kawan melakukan latihan memanah. Sebanyak 12 target disiapkan tim instruktur panahan dari Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Barat.

    Tampak pemain Persib cukup riang membidik target menggunakan panah. Busur panah ditarik menggunakan tangan kanan dan anak panah pun meluncur ke arah target yang dibidik. Beberapa kali percobaan yang dilakukan penggawa Persib menuai hasil cukup bagus lantaran anak panah mengenai sasaran.

    Robert Alberts mengatakan latihan ringan itu sengaja diusung tim pelatih Persib agar anak asuhnya bisa sedikit santai usai melahap latihan keras dalam beberapa hari ke belakang. Ya, skuad berjulukan Maung Bandung melakukan latihan berat, di antaranya bersepeda cross country di Lembang.

    "Kemarin kami baru melakukan sesi latihan berat di musim ini, selain ketika bersepeda beberapa waktu lalu. Jadi hari ini kami lebih pada recovery dan mengasah pola pikir," ucap Robert Alberts usai latihan.

    Pelatih asal Belanda itu mengatakan memilih panahan lantaran sangat bagus guna mengasah konsentrasi pemainnya. Selain itu, olahraga panahan pun membuat anak asuhnya lebih rilek saat menjalani latihan ringan.

    "Panahan itu bagus, dibutuhkan fokus dan ini tidak melelahkan, karena memang agenda hari ini murni untuk recovery. Dan para pemain juga belajar untuk tahu apa yang dituju dan mencoba untuk mencapai target tersebut," ujar pelatih yang kerap disapa Rene itu.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.